anak pemilik salon dan depot jamu ini jadi lulusan terbaik ipb dengan ipk 3 99 - News | Good News From Indonesia 2026

Anak Pemilik Salon dan Depot Jamu Ini Jadi Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 3,99

Anak Pemilik Salon dan Depot Jamu Ini Jadi Lulusan Terbaik IPB dengan IPK 3,99
images info

Nabil Bintang Prayoga, lulusan terbaik IPB Tahap VIII Tahun Ajaran 2025/2026


Tiga hari. Itu waktu yang dibutuhkan Nabil Bintang Prayoga untuk menyelesaikan sidang skripsi setelah seminar hasil rampung. Dari waktu itu, ia tercatat menjadi mahasiswa pertama di Program Studi Statistika dan Sains Data IPB University yang berhasil mengantongi Surat Keterangan Lulus (SKL) secepat itu.

Bagaimana mungkin? Bahkan, dengan waktu sesingkat itu, Bintang dapat predikat wisudawan terbaik. Kawan, mari kulik cerita unik dari Bintang.

baca juga

Keluarga Punya Salon dan Depot Jamu, Anaknya Jadi Wisuda Terbaik

Bintang, sapaan akrabnya, berasal dari keluarga sederhana. Kedua orang tuanya menjalankan usaha salon dan depot jamu di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Pendidikan tertinggi mereka pun hanya setingkat SLTA.

Latar belakang itu jelas tak menjadikan alasan orang tuanya membatasi gerak dan langkah putranya. Malahan, mereka mendukung putra dari Batang itu merantau ke Bogor.

Berbekal prinsip mama, lulusan SMAN 1 Subah ini masuk IPB University melalui jalur SNMPTN (kini bernama SNBP). Bintang mendapat dukungan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) sampai ia menamatkan studinya. Beasiswa inilah yang menurutnya menjadi motivasi utama untuk belajar sungguh-sungguh selama kuliah.

Kesungguhan itu bisa dilihat saat Bintang menyelesaikan studinya. Pada Wisuda Tahap VIII Tahun Ajaran 2025/2026 Juli lalu, Bintang lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,99. Angka itu nyaris sempurna.

Bintang dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika, sekaligus Lulusan Terbaik Program Sarjana IPB University secara keseluruhan.

baca juga

Warisan Terbaik Adalah Pendidikan

Bagi Bintang, gelar lulusan terbaik ini bukan capaian dirinya sendiri. Ada peran keluarga yang mendukung penuh tiap keputusan yang diambil. Oleh karena itu, ia mempersembahkan predikat itu untuk keluarganya.

"Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan perjalanan ini sebagai lulusan terbaik. Pencapaian ini saya persembahkan untuk kedua orang tua dan kakak saya yang selalu memberikan doa, dukungan, dan semangat. Mama selalu mengatakan bahwa warisan terbaik yang dapat diberikan orang tua adalah pendidikan," ucapnya.

Ia melanjutkan, meski kedua orang tuanya hanya lulusan SLTA, mereka berhasil mengantarkan kedua anaknya menempuh pendidikan tinggi. Menariknya, Bintang dan kakaknya sama-sama menjadi lulusan terbaik di kampus masing-masing.

"Bagi saya, pencapaian ini adalah hasil dari doa, kerja kerja, dan dukungan keluarga," jelas Bintang.

baca juga

Bukan Sekadar Kutu Buku

Prestasi yang didapat Bintang tidak hanya berasal dari ruang kelas. Lebih dari itu. Ia juga mengumpulkan portofolio dari berbagai bidang. Selama kuliah, Bintang aktif berorganisasi sekaligus mengasah pengalaman praktis.

Rekam jejaknya cukup panjang. Bintang pernah menjadi Staf Biro Internal Ormawa Eksekutif PKU, Staf HRD Pionir Muda, Direktur Departemen Data Analytics Gamma Sigma Beta, hingga Komti Statistika dan Sains Data '59.

Ia juga sempat menjadi asisten dosen, magang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, dan menyabet gelar juara di beberapa Olimpiade Statistika.

Bintang menikmati masa-masa itu. Dirinya mengaku, tantangan terberatnya justru datang di masa-masa akhir kuliah, ketika ia harus menyeimbangkan magang, kompetisi, proyek freelance, dan penyelesaian skripsi. Dengan tanggung jawab yang berjalan bersamaan, jelas bukan perkara yang mudah bagi Bintang.

Dengan manajemen waktu yang disiplin, Bintang berhasil melewati fase padat itu, yang berujung pada pencapaian SKL tercepat di prodinya tadi.

Ia kini bersiap memulai karier melalui Management Development Program (MDP) di sebuah perusahaan ritel.

Dalam program ini, Bintang akan mengemban peran sebagai static and instrument analyst, posisi yang menjadi langkah awal baginya untuk berkembang sebagai calon pemimpin di perusahaan tersebut.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

AR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.