building business development strategi pengembangan umkm bersama exchange participants on the map aiesec in usu - Business | Good News From Indonesia 2026

Building Business Development: Strategi Pengembangan UMKM bersama Exchange Participants On The Map AIESEC in USU

Building Business Development: Strategi Pengembangan UMKM bersama Exchange Participants On The Map AIESEC in USU
images info

Mini Workshop di Medan, Project On The Map AIESEC in USU bersama Exchange Participants Negara India dan Vietnam


AIESEC in Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan pelatihan Capacity Building Business Development di Medan.

Kegiatan ini diikuti oleh paraย Exchange Participants (EP) Project On The Map bersama Organizing Committee (OC) sesuai jadwal pelatihan yang telah ditentukan, dengan menghadirkan Kokoh Bayu Samudera Ritonga sebagai pembicara.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mengenai potensi dan strategi pengembangan UMKM.

UMKM memegang peran penting dalam perekonomian daerah, termasuk di Sumatera Utara. Namun, banyak pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam mengenali peluang, meningkatkan nilai produk, dan menjangkau pasar yang lebih luas.

baca juga

Karena itu, pelatihan ini dihadirkan sebagai ruang belajar yang membantu peserta memahami langkah-langkah pengembangan usaha secara lebih terarah.

Bagi para EP, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk terlibat langsung dalam isu yang relevan dengan kehidupan masyarakat tempat mereka menjalankanย project.

Selama pelatihan, Kokoh Bayu Samudera Ritonga membawakan materi melalui sesi pembelajaran dan diskusi mengenai pengembangan bisnis. Peserta diajak mengidentifikasi peluang usaha, memahami cara meningkatkan nilai produk, serta mempelajari strategi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan UMKM.

Materi disusun agar tidak berhenti pada teori, melainkan dapat dikaitkan dengan kondisi nyata yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.

baca juga

Pendekatan ini membantu peserta melihat bahwa setiap usaha memiliki potensi yang berbeda dan membutuhkan strategi yang sesuai dengan karakteristiknya.

Sesi diskusi menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Para EP dan OC memiliki kesempatan untuk bertanya, menyampaikan pandangan, serta bertukar gagasan tentang bagaimana sebuah usaha dapat berkembang.

EP membawa perspektif dari latar belakang yang berbeda, sementara OC sebagai pemuda lokal memahami konteks dan kebiasaan masyarakat sekitar.

Perpaduan keduanya membuat proses belajar berlangsung dua arah dan memperkaya sudut pandang seluruh peserta dalam melihat peluang pengembangan UMKM.

baca juga

Peningkatan nilai produk menjadi salah satu poin yang ditekankan dalam pelatihan ini. Sebuah produk tidak hanya dinilai dari fungsinya, tetapi juga dari cara produk tersebut dikemas, diceritakan, dan dikenalkan kepada konsumen.

Dengan memahami hal tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat melihat peluang untuk membedakan produknya dari yang lain.

Selain itu, pemahaman mengenai strategi menjangkau pasar yang lebih luas membantu peserta menyadari bahwa pengembangan usaha membutuhkan perencanaan, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar.

Melalui kegiatan ini, AIESEC in USU berupaya memperkuat kapasitas para peserta dalam memahami potensi dan strategi pengembangan UMKM.

baca juga

Pemahaman tersebut, diharapkan dapat menjadi bekal bagi para EP dalam menjalankan project On The Map, sekaligus menjadi pembelajaran bagi para OC dalam mendukung pelaku usaha di lingkungan sekitar.

Dengan wawasan yang lebih luas, peserta diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih relevan dan berdampak bagi masyarakat.

Salah satu Exchange Participant, Shreeya Methuku, merasa puas dan menikmati harinya selama di Medan. Ia bersyukur bisa diberikan perspektif baru mengenai inovasi penting dan nilai produk dalam membangun komunikasi bisnis.

Kegiatanย ini juga menunjukkan bahwa pertukaran budaya dan pengembangan masyarakat dapat berjalan beriringan. Ketika para EP berinteraksi dengan OC dan memahami tantangan usaha lokal, mereka tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga bagian dari proses belajar bersama.

baca juga

Pengalaman tersebut memberi gambaran bahwa kontribusi anak muda dapat dimulai dari hal yang sederhana, yaitu mau mendengar, berdiskusi, dan berbagi pengetahuan yang bermanfaat.

Pelatihan Business Development tersebut mencerminkan komitmen AIESEC in USU untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan project, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan penciptaan dampak positif.

Dengan terselenggaranya aktivitas tersebut, para peserta diharapkan membawa pulang pengetahuan yang bermakna, sementara pelaku UMKM di Medan diharapkan semakin percaya diri dalam melihat peluang, mengembangkan produk, dan menyusun langkah usaha yang lebih terarah di masa mendatang.

Kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut sebagai ruang belajar bersama bagi generasi muda dan para pelaku usaha lokal.

baca juga

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.