perayaan 17 agustus di singapura pada 1984 lari 10k pada momen hari kemerdekaan indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Perayaan 17 Agustus di Singapura pada 1984, Lari 10K pada Momen Hari Kemerdekaan Indonesia

Perayaan 17 Agustus di Singapura pada 1984, Lari 10K pada Momen Hari Kemerdekaan Indonesia
images info

Perayaan 17 Agustus di Singapura pada 1984, Lari 10K pada Momen Hari Kemerdekaan Indonesia | Berita Harian 13 Agustus 1984


Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia menjadi salah satu momen penting yang selalu dirayakan setiap tahunnya. Berbagai kemeriahan bisa dirasakan pada saat momen yang jatuh setiap 17 Agustus tersebut.

Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ternyata tidak hanya dirasakan di dalam negeri saja. Perayaan hari kemerdekaan ini juga dirasakan di beberapa negara lain yang ada di luar negeri.

Tidak hanya saat ini saja, momen peringatan ini juga sudah dirayakan sejak belasan hingga puluhan tahun silam. Salah satunya adalah pada saat momen peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Singapura 1984 silam.

Pada waktu itu, diaspora Indonesia yang ada di Singapura turut merayakan momen penting ini. Bahkan ada acara khusus yang digelar untuk menyambut momentum tersebut.

Uniknya lagi, momen perayaan ini tidak hanya ditujukan khusus untuk peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Ada momen penting lain yang juga diperingati dalam acara yang digelar pada saat hari ulang tahun Indonesia yang ke-39 pada waktu itu.

Bagaimana suasana saat momen peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Singapura pada 1984 silam? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

baca juga

Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Singapura pada 1984

Dinukil dari artikel "Jogging Istimewa Rakyat Indonesia" yang terbit di surat kabar Berita Harian edisi 13 Agustus 1984, peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia diselenggarakan lebih awal di Singapura pada 1984. Pada saat itu, peringatan hari kemerdekaan ini terjadi atas kerja sama perusahaan Indonesia, Sekolah Indonesia, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di Singapura.

Peringatan hari kemerdekaan ini turut dimeriahkan oleh para diaspora Indonesia yang ada di Singapura. Bahkan dalam artikel tersebut disebutkan jika diaspora yang ada di sana sudah mulai bersiap sejak malam sebelum acara dimulai.

Peringatan hari kemerdekaan ini juga turut dihadiri oleh pejabat tinggi negara pada waktu itu. Sudomo yang menjadi Menteri Tenaga Kerja Indonesia pada waktu itu turut hadir dalam acara Hari Kemerdekaan Indonesia di Singapura ini.

Lomba Lari 10K

Dalam momen peringatan ini, diselenggarakan juga lomba lari 10K yang diikuti oleh anak-anak Indonesia di Singapura. Tercatat ada sekitar 200 orang yang mengikuti lomba lari sejauh 10 kilometer tersebut.

Lomba lari ini sendiri pada mulanya dimulai di Wisma Indonesia yang ada di Orange Grove Road. Nantinya lomba lari tersebut akan berakhir di kediaman resmi Duta Besar Indonesia yang berlokasi di Holland Hill.

Selain anak-anak, diaspora Indonesia lain juga ikut terlibat pada lomba lari ini. Meskipun demikian, para "peserta" tambahan ini tidak dituntut untuk berlari di sepanjang jalur yang sudah ditentukan.

Sudomo juga ikut serta dalam kegiatan ini. Dirinya juga memberikan langsung hadiah bagi para peserta yang berhasil menjadi pemenang dalam perlombaan tersebut.

Meskipun hadiah yang diberikan cukup sederhana, para peserta tetap menyambut acara tersebut dengan meriah.

baca juga

Peringatan 2 Momen Penting

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian awal artikel, kegiatan yang diselenggarakan di Singapura pada 1984 lalu ini tidak hanya dikhususkan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia saja. Ada satu momen penting lain yang juga turut diperingati bersamaan dengan momen ini.

Momen penting lainnya yang juga turut diperingati pada kegiatan itu adalah Hari Nasional Singapura. Peringatan yang menandai kemerdekaan Singapura itu diperingati beberapa hari sebelum perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, yakni 9 Agustus setiap tahunnya.

Sedikit informasi, peringatan Hari Nasional Singapura merujuk kepada momen kemerdekaan Singapura dari Malaysia pada 9 Agustus 1965 silam.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.