kknt kp ipb university bentuk tim kader keamanan pangan desa tajur halang - News | Good News From Indonesia 2026

KKNT KP IPB University Bentuk Tim Kader Keamanan Pangan Desa Tajur Halang

KKNT KP IPB University Bentuk Tim Kader Keamanan Pangan Desa Tajur Halang
images info

Foto bersama tim KKNT KP IPB University dengan Kader Keamanan Pangan Desa Tajur Halang © Dokumentasi Pribadi


Dalam upaya mewujudkan masyarakat desa yang mandiri dan sadar akan pentingnya konsumsi pangan yang aman serta bergizi, tim Kuliah Kerja Nyata Tematik Keamanan Pangan (KKNT KP) IPB University menginisiasi program pembentukan dan penguatan kapasitas bagi 10 Kader Keamanan Pangan di Desa Tajur Halang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Program pemberdayaan ini tidak dirancang sekadar sebagai kegiatan penyuluhan seremonial belaka. Sebaliknya, pendekatan yang digunakan berbasis pada pemberdayaan masyarakat (community empowerment) yang menekankan keberlanjutan edukasi secara mandiri, bahkan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Langkah awal program ini dimulai dengan membangun fondasi komunikasi dan komitmen bersama pemangku kepentingan lokal. Tim KKNT KP IPB University menggelar sesi diskusi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tajur Halang serta koordinator kader setempat. Melalui musyawarah tersebut, dirumuskan kesepakatan mengenai mekanisme pembentukan kader, kejelasan pembagian tugas pokok dan fungsi, hingga penyusunan program di lapangan.

baca juga

Diskusi tim KKNT KP IPB University bersama Ketua Tim Penggerak PKK dan koordinator kader Desa Tajur Halang | Foto : Dokumentasi Pribadi
info gambar

Diskusi tim KKNT KP IPB University bersama Ketua Tim Penggerak PKK dan koordinator kader Desa Tajur Halang | Foto : Dokumentasi Pribadi


Untuk memastikan jangkauan edukasi berjalan efisien, merata, dan tepat sasaran, sepuluh kader yang telah dibentuk kemudian dibagi ke dalam tiga kelompok kerja spesifik, yaitu kader masyarakat, kader sekolah, dan kader keluarga.

Setiap kelompok kerja memiliki fokus pendampingan tersendiri yang disesuaikan dengan ranah interaksi harian warga desa. Sebelum turun langsung mengedukasi warga, para kader terlebih dahulu dibekali pemahaman melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh tim mahasiswa.

Pembekalan ini menjadi fondasi agar para kader memiliki rasa percaya diri dan bekal mengenai keamanan pangan saat bertugas.

Penyampaian Lima Kunci Keamanan Pangan di Sekolah | Foto : Dokumentasi Pribadi
info gambar

Penyampaian Lima Kunci Keamanan Pangan di Sekolah | Foto : Dokumentasi Pribadi


Materi yang diberikan mencakup konsep utama 5 Kunci Keamanan Pangan dari BPOM yang disesuaikan aplikasinya untuk empat sektor utama yaitu lingkungan sekolah, ritel, pangan siap saji (PSS), dan keluarga.

Selain itu, para kader dibekali pemahaman mengenai penerapan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman, bahaya penyalahgunaan bahan kimia terlarang pada makanan, serta peningkatan literasi masyarakat dalam mengetahui aturan dalam informasi iklan pangan olahan. 

Setelah mendapatkan pembekalan, para kader bersama tim mahasiswa langsung bergerak melangsungkan aksi nyata di lapangan. Di sektor pendidikan, kegiatan sosialisasi dikemas secara interaktif dan menyenangkan di SDN 03 Tajur Halang. Memahami karakteristik anak-anak, edukasi keamanan pangan disampaikan lewat pendekatan praktis, salah satunya melalui kegiatan membuat olahan bola-bola cokelat bersama para siswa.

Dokumentasi Kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan di Sekolah | Foto : Dokumentasi Pribadi
info gambar

Dokumentasi Kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan di Sekolah | Foto : Dokumentasi Pribadi


Sebelum sesi praktik dimulai, para siswa diajak memahami dan mempraktikkan lima langkah cuci tangan pakai sabun secara benar yang dipadukan dengan irama lagu ceria agar mudah dihafalkan. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi 5 Kunci Keamanan Pangan di Sekolah sebelum sesi makan bersama. Pola edukasi berbasis pengalaman (experiential learning) ini terbukti efektif menanamkan kebiasaan hidup bersih, sehat, dan selektif dalam memilih jajanan sejak usia dini.

Pada tingkat rumah tangga dan masyarakat, strategi pendampingan dilakukan secara personal melalui pendekatan dari rumah ke rumah (door to door). Edukasi kepada ibu rumah tangga difokuskan pada penerapan 5 Langkah Cuci Tangan, Kunci Keamanan Pangan Keluarga, penggunaan BTP yang aman dalam pengolahan makanan sehari-hari, serta pencegahan kontaminasi silang akibat penggunaan peralatan dapur yang kurang higienis.

Pendekatan ini juga menjangkau masyarakat umum serta pelaku usaha pangan lokal. Para pembuat dan penjual makanan diberikan pemahaman mengenai batas aman penggunaan BTP dan pentingnya menjaga kebersihan tempat produksi. Tidak berhenti pada penyuluhan semata, kegiatan ini diperkuat dengan pendampingan perizinan legalitas usaha oleh fasilitator mahasiswa guna membantu UMKM lokal naik kelas dan makin terpercaya.

baca juga

Keberadaan Kader Keamanan Pangan ini dirancang untuk menjadi jembatan edukasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tajur Halang. Melalui pembekalan materi dan modul yang telah disusun, para kader diharapkan dapat melanjutkan peran pendampingan secara mandiri di lingkungannya masing-masing.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran bersama, baik bagi warga desa dalam meningkatkan literasi keamanan pangan, maupun bagi mahasiswa KKNT IPB University untuk memahami dinamika serta kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

Melalui sinergi yang terjalin erat antara mahasiswa IPB University, kader PKK, dan seluruh lapisan masyarakat Desa Tajur Halang, diharapkan ekosistem pangan desa tidak hanya menjadi lebih aman dan sehat dari sisi konsumsi, tetapi juga berkembang menjadi komunitas yang berdaya, tertib administrasi, dan mandiri secara berkelanjutan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

TH
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.