kandank jurank journey walk dorong generasi muda memahami potensi wisata berkelanjutan melalui pengalaman lapangan - News | Good News From Indonesia 2026

Kandank Jurank Journey Walk Dorong Generasi Muda Memahami Potensi Wisata Berkelanjutan melalui Pengalaman Lapangan

Kandank Jurank Journey Walk Dorong Generasi Muda Memahami Potensi Wisata Berkelanjutan melalui Pengalaman Lapangan
images info

Kandank Jurank Journey Walk Dorong Generasi Muda Memahami Potensi Wisata Berkelanjutan melalui Pengalaman Lapangan |Dokumentasi Pribadi


AIESEC in UIN Jakarta menyelenggarakan Kandank Jurank Journey Walk sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas bagi Exchange Participants (EP) dan Local Volunteers (LV) pada Kamis, 23 Juli 2026, di Kandank Jurank Doank, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan konsep sustainable tourism melalui pengalaman belajar langsung di destinasi wisata edukatif sekaligus membekali peserta dengan pemahaman mengenai potensi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Opening Plenary. Untuk membangun suasana yang interaktif, peserta mengikuti kegiatan check-in dan ice breaking sebelum memasuki sesi utama. Melalui rangkaian pembuka tersebut, peserta diajak saling mengenal serta memahami tujuan kegiatan yang akan berlangsung sepanjang hari.

Perwakilan AIESEC in UIN Jakarta kemudian membuka acara secara resmi dengan menyampaikan pentingnya kolaborasi generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dalam sambutannya, peserta diperkenalkan pada konsep sustainabletourism, yaitu pendekatan pengembangan pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya lokal, serta kesejahteraan masyarakat sekitar.

baca juga

Sebagai bagian dari sesi pembuka, peserta juga memperoleh pengenalan mengenai Kandank Jurank Doank, sebuah ruang kreatif dan edukatif yang dikenal sebagai destinasi wisata berbasis komunitas di Tangerang Selatan. Dalam sesi bertajuk KJD Unlocked, narasumber memaparkan sejarah berdirinya Kandank Jurank Doank, visi yang diusung, serta berbagai fasilitas dan aktivitas yang mendukung pengembangan kreativitas, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

 Dokumentasi Pribadi
info gambar

Dokumentasi Pribadi


Melalui pemaparan tersebut, peserta diajak memahami bahwa sebuah destinasi wisata dapat berkembang tidak hanya karena daya tarik fisiknya, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat dalam menciptakan pengalaman yang bermakna bagi setiap pengunjung. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan utama sebelum peserta melaksanakan aktivitas eksplorasi lapangan pada sesi berikutnya.

Sebelum memasuki kegiatan observasi, peserta mengikuti Content Creator Brief yang dipandu oleh fasilitator. Dalam sesi ini, peserta diberikan arahan mengenai teknik pengamatan di lapangan, pembagian peran dalam kelompok, serta konsep dasar penyusunan konten promosi destinasi wisata. Peserta juga diperkenalkan pada pentingnya storytelling sebagai media untuk memperkenalkan potensi wisata kepada masyarakat secara kreatif dan informatif.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan membuat konten digital, tetapi juga mendorong peserta untuk mengamati berbagai aspek yang mendukung kualitas sebuah destinasi wisata, mulai dari fasilitas, kenyamanan pengunjung, hingga potensi yang masih dapat dikembangkan. Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu melihat sebuah destinasi dari sudut pandang yang lebih kritis sekaligus solutif.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan berlangsung. Selama sesi pembuka, peserta aktif mengikuti diskusi dan menyampaikan berbagai pandangan mengenai pentingnya peran generasi muda dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Interaksi yang terbangun menunjukkan tingginya minat peserta untuk mempelajari bagaimana sebuah destinasi wisata dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar

Dokumentasi Pribadi
info gambar

Dokumentasi Pribadi


"Saya baru menyadari bahwa wisata berkelanjutan bukan hanya tentang menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga bagaimana sebuah tempat mampu memberdayakan masyarakat dan mempertahankan nilai budaya yang dimiliki. Sesi pembuka ini membuat saya semakin penasaran mengikuti kegiatan selanjutnya," ujar Adam, salah satu peserta.

Pendapat serupa juga disampaikan peserta lainnya yang mengaku memperoleh perspektif baru mengenai hubungan antara kreativitas dan pengembangan pariwisata.

baca juga

"Pengenalan mengenai Kandank Jurank Doank memberikan gambaran bahwa sebuah destinasi wisata dapat menjadi ruang belajar sekaligus tempat tumbuhnya berbagai ide kreatif. Saya tertarik melihat bagaimana konsep tersebut diterapkan secara langsung selama kegiatan berlangsung," ungkap Faizan.

Melalui penyelenggaraan Kandank Jurank Journey Walk, AIESEC in UIN Jakarta berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar ruang kelas, tetapi juga mampu memahami pentingnya kolaborasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk melihat sektor pariwisata sebagai ruang yang dapat menghadirkan dampak sosial, ekonomi, maupun lingkungan secara seimbang melalui partisipasi aktif dan ide-ide kreatif.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.