mahasiswa um lakukan tes kondisi fisik atlet el rastra sebagai dasar penyusunan program latihan berbasis sport science - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa UM Lakukan Tes Kondisi Fisik Atlet EL RASTRA: Dasar Penyusunan Program Latihan Berbasis Sport Science

Mahasiswa UM Lakukan Tes Kondisi Fisik Atlet EL RASTRA: Dasar Penyusunan Program Latihan Berbasis Sport Science
images info

Dokumentasi pelaksanaan tes fisik dan keterampilan


Mahasiswa Program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Universitas Negeri Malang melaksanakan tes kondisi fisik atlet di Klub Bola Voli EL RASTRA, Lowokwaru, Kota Malang, pada 14 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam rangkaian program pembinaan yang bertujuan mengidentifikasi kemampuan fisik setiap atlet sebelum menyusun program latihan periodisasi yang sesuai dengan kebutuhan individu.

Pendekatan berbasis sport science tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembinaan prestasi atlet secara terukur dan berkelanjutan.

Dalam dunia olahraga prestasi, keberhasilan latihan tidak hanya ditentukan oleh intensitas latihan yang tinggi, tetapi juga oleh ketepatan dalam merancang program sesuai kondisi atlet.

Sayangnya, masih banyak klub olahraga yang menyusun program latihan berdasarkan pengalaman atau kebiasaan tanpa didahului proses evaluasi kondisi fisik secara menyeluruh.

baca juga

Akibatnya, program latihan sering kali belum mampu menjawab kebutuhan masing-masing atlet sehingga perkembangan performa menjadi kurang optimal.

Permasalahan tersebut menjadi perhatian mahasiswa program BBM ini selama melaksanakan pengabdian di Klub Bola Voli EL RASTRA. Sebelum menyusun program latihan, mahasiswa bersama pelatih klub bersepakat untuk melakukan tes kondisi fisik sebagai dasar pengambilan keputusan dalam proses pembinaan.

Langkah ini dipilih agar setiap program latihan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kemampuan awal atlet, sekaligus menjadi acuan dalam mengevaluasi perkembangan latihan pada akhir program.

Pelaksanaan tes kondisi fisik berlangsung di Lapangan Bola Voli EL RASTRA dengan melibatkan seluruh atlet yang aktif mengikuti program pembinaan.

Mahasiswa bertugas menyiapkan instrumen pengukuran, mengarahkan jalannya tes, mencatat hasil setiap atlet, hingga mengolah data yang diperoleh.

Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara sistematis agar data yang dihasilkan memiliki tingkat validitas yang baik dan dapat digunakan sebagai dasar penyusunan program latihan.

Beberapa komponen fisik yang diukur meliputi kekuatan otot, daya ledak (power), kecepatan, kelincahan, daya tahan, serta fleksibilitas. Komponen tersebut dipilih karena merupakan unsur kondisi fisik yang sangat menentukan performa atlet bola voli.

Hasil pengukuran kemudian dibandingkan dengan norma penilaian sehingga pelatih dapat mengetahui posisi kemampuan masing-masing atlet, baik dari aspek yang sudah berkembang maupun aspek yang masih memerlukan peningkatan.

Melalui proses tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh data numerik, tetapi juga mampu melakukan identifikasi kelebihan dan kekurangan atlet secara lebih objektif.

baca juga

Atlet yang memiliki kecepatan baik, tetapi daya tahan rendah, misalnya, akan memperoleh rekomendasi latihan yang berbeda dengan atlet yang memiliki kekuatan tinggi, tetapi masih lemah pada aspek kelincahan.

Dengan demikian, program latihan yang disusun tidak lagi bersifat umum, melainkan lebih terarah sesuai kebutuhan atlet.

Ketua pelatih Klub Bola Voli EL RASTRA mengapresiasi pelaksanaan tes kondisi fisik tersebut karena memberikan gambaran nyata mengenai kondisi atlet yang selama ini hanya diamati melalui proses latihan.

"Tes kondisi fisik ini sangat membantu kami dalam mengetahui kemampuan atlet secara lebih objektif. Selama ini kami memang melakukan pengamatan saat latihan, tetapi melalui data hasil tes kami dapat melihat secara lebih rinci aspek apa saja yang perlu ditingkatkan. Hasil ini akan menjadi dasar penting dalam menyusun program latihan ke depan," ujarnya.

Bagi mahasiswa Program BBM Universitas Negeri Malang, kegiatan ini merupakan implementasi nyata penerapan sport science dalam pembinaan olahraga. Data hasil tes menjadi landasan ilmiah dalam menyusun periodisasi latihan sehingga proses pembinaan tidak lagi hanya mengandalkan pengalaman pelatih. Namun, juga didukung oleh hasil pengukuran yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pendekatan ini sejalan dengan perkembangan ilmu kepelatihan modern yang menempatkan evaluasi sebagai bagian penting dalam proses peningkatan prestasi atlet.

Selain memberikan manfaat bagi pelatih, kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada para atlet mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik. Melalui penyampaian hasil evaluasi, setiap atlet dapat mengetahui aspek fisik yang menjadi kelebihan sekaligus kelemahan dirinya.

Informasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi atlet untuk mengikuti program latihan secara disiplin karena mereka memahami tujuan dari setiap bentuk latihan yang diberikan.

Hasil tes kondisi fisik selanjutnya menjadi dasar penyusunan program latihan periodisasi yang akan diterapkan selama pelaksanaan Program Belajar Bersama Masyarakat.

Dengan memanfaatkan data objektif, mahasiswa bersama pelatih dapat menentukan prioritas latihan, intensitas, volume, maupun bentuk latihan yang paling sesuai dengan kebutuhan atlet.

Pendekatan tersebut juga memudahkan proses monitoring dan evaluasi karena perkembangan atlet dapat dibandingkan dengan hasil tes awal.

baca juga

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Klub Bola Voli EL RASTRA, tetapi juga memperkuat budaya pembinaan olahraga berbasis ilmu pengetahuan.

Penggunaan hasil evaluasi sebagai dasar penyusunan program latihan menunjukkan bahwa pembinaan prestasi memerlukan proses yang terukur, sistematis, dan berorientasi pada kebutuhan atlet.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan klub olahraga menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan penerapan sport science kepada masyarakat, khususnya dalam pembinaan atlet usia muda.

Program ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kualitas kebugaran dan aktivitas fisik atlet, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penerapan ilmu pengetahuan dalam pembinaan olahraga, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara UM dan Klub Bola Voli EL RASTRA dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di tingkat masyarakat.

Ke depan, hasil tes kondisi fisik diharapkan tidak berhenti sebagai dokumentasi data, tetapi menjadi bagian dari sistem evaluasi yang dilakukan secara berkala.

Dengan demikian, perkembangan atlet dapat dipantau secara objektif dan program latihan dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan yang berubah seiring meningkatnya kemampuan fisik atlet.

Melalui Program Belajar Bersama Masyarakat, mahasiswa UM menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pelatihan di lapangan, tetapi juga melalui penerapan ilmu kepelatihan berbasis data.

Tes kondisi fisik yang dilaksanakan di Klub Bola Voli EL RASTRA menjadi langkah awal dalam membangun sistem pembinaan prestasi yang lebih ilmiah, terukur, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung lahirnya atlet-atlet bola voli yang kompetitif di masa depan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

UE
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.