Seri Hyrox sejatinya bukanlah hal baru di kontes kebugaran. Sebelum hadir di Jakarta, Indonesia, sebelumnya kompetisi ini telah digelar di sejumlah tempat di negara benua Eropa, Asia, hingga Amerika. Di Asia sendiri Yokohama, Jepang dipilih sebagai tempat digelarnya Hyrox pada Agustus 2025 lalu.
Keterlibatan atlet Indonesia dalam Hyrox bisa dilihat dalam seri Hong Kong pada 2024. Saat itu eks pemain Timnas Indonesia, Irfan Bachdim turut berpartisipasi dan bahkan mencetak rekor sebagai WNI tercepat dengan catatan waktu 1 jam 14 menit.
Terbaru pada Juli 2026, Hyrox menggelar seri race-nya di Jakarta, Indonesia. Meskipun masihlah terbilang baru, ada keyakinan dari pihak penyelenggara bahwa olahraga ini akan tumbuh berkembang dan digemari mengikuti daya tingkat gaya hidup sehat masyarakat Indonesia pascapandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
“Kompetisi fitness race ini dapat menjadi simulasi untuk ajang hybrid race berikutnya. Acara ini juga diharapkan dapat terus membangun antusiasme masyarakat serta menginspirasi mereka secara aktif untuk hidup yang lebih sehat,ˮ tutup Puspita Winawati, selaku Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka yang mensponsori kompetisi Hyrox Jakarta 2026 tersebut.
Antusiasme terhadap Hyrox rupanya terbilang besar di Jakarta. Regional Events Manager SEA perwakilan Hyrox Asia Pacific, William Petty mengutarakan bahwa dalam debutnya, Indonesia mencatatkan sebagai seri yang menjaring banyak peserta hingga 11 ribu lebih orang di kawasan Asia Pasifik.
"Hyrox adalah sebuah global hybrid race yang menggabungkan antara olahraga lari dan functional fitness dilakukan di lebih dari 30 negara. Setiap peserta akan ditantang untuk berlari sejauh 1 kilometer yang diselingi dengan satu station dengan functional fitness, dan diulang sebanyak 8 kali. Kami sangat antusias membawa pengalaman kompetisi global ini ke Jakarta pada 27–28 Juni 2026 mendatang dan menyaksikan energi luar biasa dari komunitas fitness di Indonesia," kata William.
Kehadiran kompetisi Hyrox Jakarta yang berskala internasional memunculkan optimisme di mata pemerintah. Adanya dukungan dari pihak swasta, membuat pemerintah Indonesia meyakini hadirnya ajang ini akan menumbuhkan semangat baru dalam berolahraga dan berdampak di sektor kepariwisataan.
"Pemerintah mendukung penuh kehadiran AirAsia Hyrox Jakarta. Dari sisi ekonomi dan pariwisata, kegiatan sport tourism seperti ini diproyeksikan mampu mendatangkan sekitar 4.000 orang dari mancanegara. Selain dampak ekonomi, esensi utama dari ajang ini adalah membangun atmosfer kompetitif yang sehat bagi masyarakat kita. Kami berharap kompetisi berskala global ini dapat memicu lahirnya atlet-atlet baru berbakat di fitness yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional," kata Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora ) RI, Sri Wahyuni.
Sebagai tuan rumah, sejumlah atlet Indonesia tentu akan ikut berpartisipasi. Dari banyak nama, misalnya saja terdapat Edwardo Senaen yang mengaku telah melatih fisik dan mentalnya demi lolos tahap kualifikasi seri Jakarta ini. Belum lagi ada sejumlah selebritis yang juga tak ketinggalan ikut serta.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


