Senipertanian.com - Permintaan pasar global terhadap ikan nila atau tilapia terus meningkat dan membuka peluang baru bagi ekspor perikanan Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut komoditas tersebut kini mulai menjadi andalan baru, terutama untuk pasar Amerika Serikat dan Eropa.
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pemerintah tengah memperkuat kapasitas produksi nasional guna memenuhi kebutuhan pasar internasional yang terus tumbuh. Upaya itu dilakukan melalui pengembangan kawasan budi daya ikan nila salin (BINS) di Karawang dan revitalisasi tambak di kawasan Pantai Utara Jawa.
“Dua program itu untuk meningkatkan kapasitas produksi nila nasional sekaligus memastikan seluruh proses budidaya memenuhi standar internasional yang berlaku,” ujar Trenggono dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Di pasar global, tilapia dikenal luas sebagai “chicken of the sea” karena rasanya ringan dan mudah diolah dalam berbagai jenis masakan. Karakteristik tersebut membuat ikan nila semakin diminati konsumen internasional.
Baca Selengkapnya

