pesawat boeing 747 400 ternyata mendarat di bekasi - News | Good News From Indonesia 2026

Pesawat Boeing 747-400 Ternyata "Mendarat" di Bekasi

Pesawat Boeing 747-400 Ternyata "Mendarat" di Bekasi
images info

Unit Boeing 747-400 yang dioperasikan Atlas Air sebagai cargo | Acroterion/WikimediaCommons


Siapa sangka, burung besi raksasa berkapasitas ratusan penumpang malah punya "rumah" baru di Kota Bekasi. Pesawat legendaris yang pernah eksis di masanya, Boeing 747-400, tak lagi terbang di angkasa sejak beberapa tahun silam. Alih-alih dibiarkan bak barang rongsokan, pesawat ini malah dijadikan tempat untuk bersantap.

Di Bekasi, unit Boeing 747-400 dijadikan sebuah tempat makan yang terkenal di kalangan masyarakat sekitar dan para pecinta kuliner. Pengunjung akan merasakan sensasi makan โ€œdi udaraโ€ jika berkunjung ke restoran ini.

Kawan GNFI, pesawat berjuluk Queen of the Skies ini sejatinya punya rekam jejak panjang di penerbangan dunia. Sebelum pensiun, si burung besi sudah menempuh ribuan jam terbang menyeberangi antarnegara.

Mengenal Si Ratu Angkasa, Boeing 747-400

Boeing 747-400 merupakan pesawat berbadan lebar (wide-body) buatan Boeing Commercial Airplanes, Amerika Serikat. Varian ini terbang perdana pada 29 April 1988 dan beroperasi komersial mulai Februari 1989.

Sebagai model paling populer dari keluarga 747, varian -400 menggunakan teknologi canggih di zamannya. Ciri utamanya terletak pada dek atas yang diperpanjang serta winglet setinggi 1,8 meter di ujung sayap.

Lekukan winglet ini dirancang mengurangi hambatan udara dan menghemat bahan bakar. Hasilnya, pesawat sanggup menempuh jarak jelajah hingga 13.490 kilometer dalam sekali terbang.

baca juga

Di bagian kokpit, Boeing menerapkan teknologi digital glass cockpit yang dikendalikan dua pilot. Sistem canggih ini mengeliminasi kebutuhan juru mesin udara (flight engineer).

Empat mesin turbofan tangguh membuatnya mampu mengangkut hingga 416 penumpang dalam tiga kelas. Kapasitas dan keandalannya menjadikan pesawat ini ikon terbesar sejarah aviasi dunia.

Rekam Jejak Boeing 747-400 di Maskapai Indonesia

Boeing 747-400 pernah dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan Lion Air. Keduanya menggunakan pesawat tipe tersebut dalam kurun waktu yang cukup lama.

Dalam sebuah unggahan di akun media sosial resmi milik Lion Air, maskapai ini mengoperasikan si burung besi sejak 23 April 2009 untuk rute jarak jauh.

Pesawat ini melayani penerbangan ibadah Umrah dan Haji. Armada ini rutin menerbangkan ribuan jemaah Indonesia menuju Jeddah dan Madinah.

Namun, demi efisiensi armada, Lion Air mengakhiri pengoperasian Boeing 747-400 pada awal 2019. Sebagai gantinya, maskapai mendatangkan armada baru yang modern, yakni Airbus A330-900 NEO.

Di sisi lain, Garuda Indonesia mengoperasikan Boeing 747-400 selama lebih dari 23 tahun. Maskapai yang dijuluki flag carrier ini memiliki tiga unit pesawat tipe itu.

Akan tetapi, setelah beroperasi selama lebih dari dua dekade, pesawat tersebut dipensiunkan pada Oktober 2017. Pesawat ini sering dipakai untuk perjalanan atau rute jarak jauh serta penerbangan haji.

Saat ini, tak banyak negara yang mengoperasikan Boeing 747-400 untuk keperluan komersial. Sebaliknya, banyak Boeing 747-400 yang saat ini digunakan sebagai pesawat kargo.

Sulap Badan Pesawat Jadi Restoran Unik di Bekasi

Private Jet Steak 21 | Steak 21
info gambar

Suasana di dalam Private Jet Steak 21 | Steak 21


Purna tugas dari udara, satu unit Boeing 747-400 bekas Lion Air tidak dihancurkan. Pesawat bernomor registrasi PK-LHF ini malah mendapatkan โ€œkehidupanโ€ baru di Bekasi, Jawa Barat.

Sebelum dipergunakan Lion Air, armada ini pernah dioperasikan Singapore Airlines dengan registrasi 9V-SMC. Kini, badan pesawat jumbo tersebut terparkir di kawasan La Terrazza, Summarecon Bekasi.

Di lokasi ini, pesawat disulap menjadi restoran bernama Private Jet Steak 21 Air. Pengunjung dapat menikmati hidangan lezat di dalam interior kabin yang elegan.

Disadur dari situs resminya, suasana dalam pesawat didesain menyerupai jet pribadi untuk menghadirkan kesan eksklusif. Pelayanan restoran diberikan langsung oleh kru kabin bak di dalam penerbangan sungguhan.

Berlokasi di Jalan Boulevard Ahmad Yani, destinasi ini menjadi tempat favorit masyarakat. Meskipun sudah pensiun di udara, setidaknya unit Boeing 747-400 yang digunakan sebagai restoran ini bisa mengobati rasa rindu para AvGeek yang mencintai dunia aviasi.

Kawan GNFI di Bekasi sudah ada yang pernah mencoba sensasi makan steak di pesawat ini?

baca juga

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.