ibu kota negara dengan gedung pencakar langit terbanyak di dunia jakarta nomor 2 - News | Good News From Indonesia 2026

Ibu Kota Negara dengan Gedung Pencakar Langit Terbanyak di Dunia: Jakarta Nomor 2

Ibu Kota Negara dengan Gedung Pencakar Langit Terbanyak di Dunia: Jakarta Nomor 2
images info

Gedung pencakar langit di Chicago, AS | Unsplash/Gautam Krishna


Pemandangan gedung megah yang menjulang tinggi sudah jadi hal yang lumrah ditemui di berbagai kota metropolitan dunia. Gedung-gedung pencakar langit ini bukan hanya mempercantik lanskap kota, tapi juga mencerminkan aktivitas ekonomi bisnis di kota tersebut.

Pembangunan gedung tinggi menjadi langkah strategis bagi kawasan perkotaan dalam menyiasati keterbatasan lahan yang kian padat. Sebagai contoh, Jakarta, episentrum ekonomi Indonesia, memiliki puluhan gedung pencakar langit yang menjadi pusat ekonomi sekaligus simbol medernisasi perkotaan.

Menariknya, dengan puluhan gedung tinggi yang ada di ibu kota, Jakarta masuk ke dalam daftar ibu kota negara dengan gedung pencakar langit terbanyak di dunia. Kota mana saja selain Jakarta yang masuk daftar tersebut?

Daftar Ibu Kota dengan Gedung Pencakar Langit Terbanyak

Kawan GNFI, ada di bawah ini adalah 10 ibu kota dengan gedung pencakar langit terbanyak di dunia (jumlah gedung di atas +200 m), merujuk pada data Skyscraper Center yang dihimpun GoodStats:

  1. Kuala Lumpur (Malaysia): 74 gedung
  2. Jakarta (Indonesia): 51 gedung
  3. Tokyo (Jepang): 40 gedung
  4. Bangkok (Tailan): 36 gedung
  5. Singapura (Singapura): 35 gedung
  6. Doha (Qatar): 30 gedung
  7. Moskow (Rusia): 27 gedung
  8. Beijing (Tiongkok): 27 gedung
  9. Panama City (Panama): 25 gedung
  10. Seoul (Korea Selatan): 21 gedung

Menariknya, dalam daftar tersebut, ada empat ibu kota negara ASEAN, yakni Kuala Lumpur, Jakarta, Bangkok, dan Singapura. Mayoritas dalam daftar juga dihuni oleh negara-negara di benua Asia.

baca juga

Jakarta, Gudangnya Gedung Pencakar Langit di Indonesia

Dari data di atas, Jakarta tercatat memiliki 51 gedung pencakar langit dengan ketinggian lebih dari 200 meter. Sementara itu, data The Skyscraper Center menempatkan Indonesia di urutan ke-11 dunia dan ke-7 di Asia untuk gedung di atas 150 meter.

Kawan GNFI, awal mula munculnya gedung pencakar langit modern di Jakarta bermula dari kemunculan Wisma 46 pada tahun 1996 silam. Gedung ikonik setinggi 261,9 meter ini tercatat sebagai gedung 150 meter ke atas pertama di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, pembangunan gedung-gedung tinggi di Jakarta semakin masif. Ada puluhan gedung bertingkat yang menghiasi Jakarta.

Saat ini, rekor gedung pencakar langit tertinggi di Jakarta dan Indonesia secara keseluruhan dipegang oleh Autograph Tower. Gedung ini menjulang setinggi 382,9 meter.

Autograph Tower: Satu-satunya Gedung dengan Fasilitas Car Lift di Indonesia

Autograph Tower berdiri di kompleks superblok Thamrin Nine di kawasan pusat Jakarta. Menara perkantoran ini dirancang oleh firma arsitektur Kohn Pedersen Fox Associates dan dikembangkan oleh PT Putragaya Wahana.

Autograph Tower menggabungkan fungsi perkantoran, residensial, hotel, retail, hingga lifestyle destination dalam satu kawasan yang saling terintegrasi.

Melansir dari situs Thamrin Nine, bangunan ini selesai pada tahun 2022 lalu dan dinobatkan sebagai gedung tertinggi di belahan bumi selatan (Southern Hemisphere). Menariknya, Autograph Tower menjadi satu-satunya gedung di Indonesia yang menawarkan mobilitas vertikal untuk kendaraa lewat car lift atau lift khusus mobil.

Dengan car lift, mobil tidak lagi berhenti di area parkir konvensional. Mobil bisa diangkat secara vertikal lewat lift khusus yang menawarkan akses langsung, privat, dan aman bagi pemilik atau pengguna gedung.

Menariknya, tak banyak tempat meghadirkan fasilitas serupa. Autograph Tower menjadi salah satu gedung dengan standar inovasi dan kemewahan yang setara dengan kota global seperti New York, Dubai, hingga Tokyo.

baca juga

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.