Medan, 6 Oktober 2026, para exchange participants (EP) proyek On The Map Incoming Global Volunteer (iGV) AIESEC in USU mengikuti kunjungan edukatif bertajuk โChocolate Making Learning Visitโ di Museum Perkebunan, Medan. Kunjungan yang berlangsung pada Selasa, 6 Oktober 2026 ini bertujuan memperkenalkan potensi komoditas perkebunan lokal serta proses pengolahannya menjadi produk bernilai tambah.
Kegiatan ini diikuti oleh para exchange participants On The Map dan organizing committee (OC) atau panitia proyek. Selama kunjungan, para peserta mempelajari proses pembuatan cokelat dan mengenal berbagai produk olahan berbasis komoditas perkebunan.
Sektor perkebunan telah lama menjadi bagian penting dari sejarah dan perekonomian Sumatera Utara. Melalui kunjungan ke Museum Perkebunan, para EP diajak melihat bahwa komoditas lokal tidak hanya bernilai sebagai bahan mentah, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan bernilai ekonomi lebih tinggi.
Pengalaman ini memberikan perspektif baru bagi para peserta mengenai hubungan antara kekayaan alam, sejarah perkebunan, dan kehidupan masyarakat di Medan dan sekitarnya. Dalam kunjungan ini, para EP mengunjungi museum dan mengamati pembelajaran mengenai proses pembuatan cokelat sebagai bagian dari eksplorasi potensi produk lokal. Para peserta memperoleh gambaran bagaimana bahan baku perkebunan melewati tahapan pengolahan hingga menjadi produk jadi yang dapat dinikmati.
Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Para EP dapat melihat langsung bahwa di balik sebuah produk olahan, terdapat proses, kreativitas, dan kerja keras yang panjang.
Kunjungan ini meninggalkan kesan tersendiri bagi para peserta. Huong Tra mengungkapkan bahwa kunjungan ke Museum Perkebunan menjadi salah satu kegiatan pertama yang menarik perhatiannya.
โOne of the first activities that caught my attention was the visit to the Museum Perkebunan. I got to learn how chocolate is made and see some of the machinery used in the process. It was interesting to understand how much work goes into making a product that we often enjoy without thinking too much about it. I was also surprised that the chocolate was quite affordable. It was a small discovery, but it made the visit more memorable for me,โ ujar Huong Tra, Exchange Participant
Sementara itu, Shreeya menyampaikan bahwa rangkaian kunjungan yang dijalani membantunya memahami Medan secara lebih luas.
โThrough our visits to places like the Museum Perkebunan, Museum Negeri Sumatera Utara, Kesawan Heritage area, Tip Top Restaurant, and Seng Hap, I got to understand Medan beyond just being a city. Every place had a story to tell, whether it was about its history, culture, local businesses, or traditions,โ kata Shreeya, Exchange Participant
organizing committee president atau ketua panitia proyek On The Map, Nafisah Artanti, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian penting dari rangkaian kegiatan proyek.
โMelalui kunjungan ke Museum Perkebunan ini, kami ingin para exchange participants tidak hanya mengenal Medan dari sisi wisata, tetapi juga memahami potensi lokal yang dimiliki daerah ini. Belajar membuat cokelat menjadi cara yang menyenangkan untuk melihat bagaimana komoditas perkebunan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. Kami berharap pengalaman ini menjadi kenangan berharga bagi para EP sekaligus membuat mereka semakin mengenal budaya dan potensi Sumatera Utara,โ ujar Nafisah.
Kunjungan ke Museum Perkebunan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan proyek On The Map dalam program Incoming Global Volunteer AIESEC in USU. Selain menjalankan proyek sosial berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), para EP juga diajak mengenal kekayaan sejarah, budaya, dan potensi lokal Kota Medan melalui berbagai kegiatan pembelajaran di luar kelas.
Melalui kegiatan seperti ini, AIESEC in USU berharap para EP dapat memperoleh pengalaman pertukaran yang lebih utuh. Setelah kembali ke negara asal, mereka diharapkan dapat membagikan cerita tentang kekayaan budaya dan potensi lokal Sumatera Utara kepada keluarga, teman, dan komunitas masing-masing.


