jejak band indonesia di film spider man ternyata bukan cuma for revenge yang pernah menghiasi aksi peter parker - News | Good News From Indonesia 2026

Jejak Band Indonesia di Film Spider-Man: Ternyata Bukan Cuma for Revenge yang Pernah Meramaikan Aksi Peter Parker

Jejak Band Indonesia di Film Spider-Man: Ternyata Bukan Cuma for Revenge yang Pernah Meramaikan Aksi Peter Parker
images info

Cuplikan film Spider-Man: Brand New Day./Fandom


Ada karya anak bangsa di film Spider-Man: Brand New Day. Adalah grup band rock alternatif asal Bandung, for Revenge, yang lagunya terpilih menjadi region OST alias lagu tema atau original soundtrack khusus yang dirilis untuk menemani pemutaran film di wilayah atau negara tertentu.

Band for Revenge resmi merilis lagu orisinal terbaru berjudul "I Miss You Every Brand New Day" pada akhir Juli 2026 lalu. Dengan lagu ini, para penonton Indonesia pun bisa menyaksikan Spider-Man: Brand New Day dengan sentuhan lokal.

Karya for Revenge di Spider-Man: Brand New Day memang keren. Namun, tahukah Kawan jika band asal Bandung, Jawa Barat, itu bukanlah satu-satunya dari Indonesia yang pernah mengisi lagu untuk film Spider-Man?

Cuplikan film Spider-Man: Brand New Day./Fandom

baca juga

Jejak Band Indonesia di Film Spider-Man

Sebelum for Revenge, ada dua band Indonesia yang lebih dulu mendapat kesempatan mengisi soundtrack untuk Spider-Man, yakni /rif dan Edane.

Pada pertengahan 2002, /rif mengisi soundtrack film pertama Spider-Man garapan sutradara Sam Raimi melalui lagu andalan mereka yang berjudul "Dunia". Lagunya bercerita tentang kondisi bumi dan seisinya yang penuh masalah. Liriknya pun berisi ajakan untuk tidak membuat bumi bersedih, menangis, atau menjerit akibat kerusakan dan penderitaan.

Keterlibatan /rif dalam Spider-Man bermula saat Sony Music Indonesia bersama Columbia Music mencari dan menyeleksi band potensial dari kawasan Asia untuk pasar regional. Beberapa negara seperti Malaysia dan Filipina turut mengirimkan demo lagu dari musisi di bawah naungan label mereka, namun lagu "Dunia" milik /rif kemudian terpilih untuk disertakan dalam film sekaligus masuk ke dalam album kompilasi jalur suara (soundtrack) resmi Spider-Man tersebut, bersanding dengan musisi global seperti Aerosmith dan Sum 41.

Dua tahun berselang, giliran band rock Edane yang lagunya terpilih untuk dijadikan soundtrack film Spider-Man 2. Karena Edane pula, nuansa heavy metal/rock jadi terasa dalam film tersebut saat ditayangkan di Indonesia.

Lagu "Cry Out" milik Edane terpilih masuk dalam album kompilasi regional film Spider-Man 2 pada tahun 2004 berkat penunjukan langsung dari Sony Music Indonesia. Jadilah karakter musik rock energik dan menghentak dari lagu "Cry Out" hadir untuk memberi semangat dalam film.

Seperti para pendahulunya, for Revenge bisa menghadirkan karyanya dalam film Spider-Man: Brand New Day juga tak bisa dilepaskan dari peran Sony Music. Perusahaan tersebut diketahui memberi tawaran kerja sama kepada band tersebut pada sekitar Februari 2026.

Mulanya, for Revenge menawarkan dua versi lagu yang berbeda sebagai pilihan untuk membuat film semakin asyik ditonton oleh penonton Tanah Air. Setelah satu konsep terpilih, mereka segera menerima panduan kreatif untuk menulis lirik yang bisa menggambarkan kisah hidup Peter Parker, tokoh utama dalam film sekaligus sosok Spider-Man itu sendiri.

Tak ayal, for Revenge harus "meleburkan diri" dengan perasaan tokoh fiksi Peter Parker. Padahal, biasanya grup musik ini merancang bait lagu berdasarkan pengalaman pribadi masing-masing anggota di kehidupan nyata.

Lirik tembang gubahan Boniex dan Faisal Riant Sahputra ini menceritakan rasa rindu mendalam sang manusia laba-laba terhadap kehidupan lamanya, termasuk ingatan bersama MJ dan Ned Leeds. Demi menyajikan nuansa yang megah, pengerjaan audio lagu ini turut menggandeng sejumlah musisi kolaborator lokal yang sangat berbakat. Penyanyi Cynantia Pratita ditunjuk mengisi vokal tamu, sementara Kamga bertindak sebagai pengarah vokal selama proses rekaman.

Kemegahan aransemen musik diperkuat oleh kehadiran paduan suara yang diisi oleh Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza, dan Luginia Raftiane. Sentuhan orkestrasi yang dramatis juga sengaja disisipkan untuk mengiringi guliran kredit penutup film tersebut saat ditayangkan di bioskop seluruh Indonesia. Sekarang, lagu beserta klip video musik resminya sudah dapat dinikmati secara luas oleh publik melalui berbagai layanan streaming pemutar musik digital.

baca juga

 

 

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

AA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.