jakarta undercover karya yang penuh kontroversi tapi dirindukan - News | Good News From Indonesia 2026

Jakarta Undercover, Karya yang Penuh Kontroversi tapi Dirindukan

Jakarta Undercover, Karya yang Penuh Kontroversi tapi Dirindukan
images info

Adegan Jakarta Undercover: Members Only./Vidio


Kawan yang tumbuh besar pada awal 2000-an mungkin pernah mendengar nama Jakarta Undercover. Meski publikasi perdana karya tersebut sudah lama berlalu, memori tentangnya seakan tak mati.

Jakarta Undercover adalah buku kumpulan artikel populer karya Moammar Emka yang pertama kali terbit pada 2003. Dengan isinya yang mengupas sisi lain Ibu Kota Jakarta berupa kehidupan malamnya, pada masanya buku tersebut cukup bikin heboh lantaran tema yang bisa dibilang "gelap" dan seakan tersembunyi.

Bagaimana tidak, Jakarta Undercover bercerita tentang segala kegilaan dunia hiburan dan gaya hidup hedonis metropolitan yang sering tertutup dari pandangan banyak orang. Singkatnya, dalam Jakarta Undercover, diungkap berbagai rahasia yang ada di balik hiruk-pikuk kota metropolis.

Kontroversial tapi laris. Itulah predikat yang layak disematkan kepada Jakarta Undercover. Maklum saja, bukunya sudah dicetak ulang puluhan kali. Ada pula sejumlah film layar lebar yang mengangkat cerita dari buku tersebut.

Pada 2007, tayang film berjudul sama yang disutradarai oleh Lance Mengong. Mengusung format film omnibus atau cerita antologi yang saling terhubung, film tersebut memberi potret tentang kehidupan malam dan sisi gelap ibu kota sebagaimana cerita yang dituangkan Moammar Emka di dalam bukunya. Kemudian, ada pula Moammar Emka's Jakarta Undercover yang tayang pada 2017.

Bisa dibilang, Jakarta Undercover adalah karya yang penuh kontroversi namun dirindukan. Buktinya, selain adanya dua film yang diangkat dari sana, kini hadir pula serial web yang turut mengadaptasi cerita dari sana.

Adegan Jakarta Undercover: Members Only

baca juga

Melihat Sisi Gelap Ibu Kota Lewat Jakarta Undercover: Members Only

Serial web yang dimaksud adalah Jakarta Undercover: Members Only yang ditayangkan oleh Vidio. Serial ini mengangkat cerita dari buku Moammar Emka dengan pendekatan yang lebih segar dan relevan bagi generasi baru.

Cerita berisi lika-liku hidup jurnalis muda bernama Sita yang menyamar sebagai resepsionis hotel guna menyelidiki kematian kakaknya yang dianggap penuh kejanggalan. Dibantu rekannya, Tio, ia berusaha membongkar fakta yang sengaja disembunyikan oleh pihak berwenang dari jangkauan publik. Penyamaran tersebut membawa Sita masuk ke dalam pusaran konflik kepentingan serta dilema moral yang sangat mendalam.

Aktor Caitlin Halderman dan Baskara Mahendra didapuk sebagai pemeran karakter utama. Baskara memerankan pewaris hotel bernama Arian yang terjepit antara ambisi keluarga dan rahasia kelam miliknya sendiri. Kehadiran karakter Kitty serta Hailey turut membantu Sita menemukan berbagai petunjuk baru dalam proses penyelidikan tersebut.

Para pemeran Jakarta Undercover: Members Only tampak begitu total dalam memainkan karakternya masing-masing. Caitlin mengaku melakukan riset mendalam dengan membaca buku orisinal untuk memahami realitas dunia malam yang menjadi latar cerita.

"Aku sampai membeli dua bukunya untuk dibaca sebagai bahan riset. Dari situ aku jadi belajar lebih banyak tentang sisi lain Jakarta dan menyadari bahwa banyak hal yang dulu benar-benar pernah terjadi," jelasnya. Upaya ini dilakukan agar ia mampu menonjolkan risiko jurnalis investigasi dalam menyuarakan keadilan.

Di sisi lain, Baskara Mahendra menekankan bahwa peran Arian menuntut eksplorasi emosi yang tidak biasa bagi karier aktingnya.

"Yang menarik dari Arian adalah dia bukan karakter yang bisa dilihat secara hitam-putih. Dia sering berada di posisi yang membuatnya harus menghadapi dilema moral," ungkap Baskara. Karakter ini digambarkan memiliki banyak lapisan konflik batin yang terus berkembang di setiap episode.

baca juga

 

 

 

 

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

AA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.