Hangat dengan segala keramahannya. Itulah citra yang kerap melekat pada masyarakat Indonesia. Dua tim sepak bola dari luar negeri, DPMM FC dan Tampines Rovers, pun merasakannya.
DPMM FC dan Tampines Rovers berada di Indonesia sejak akhir Agustus 2026 untuk tampil dalam ajang Piala Presiden 2026. Meski tidak lama berada di negeri ini, mereka tetap bisa merasakan betapa hangatnya orang Indonesia.
Dalam Piala Presiden 2026 yang mulai digulirkan pada Sabtu (25/7/2026), DPMM FC yang merupakan klub asal dari Brunei dan Tampines Rovers yang berasal dari Singapura ikut ambil bagian. DPMM FC diketahui tiba di Indonesia pada Rabu (22/7/2026) dan Tampines Rovers datang sehari setelahnya. Kedua klub bermarkas di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Sejak baru datang, para pemain, pelatih, serta awak tim lainnya langsung disuguhi berbagai fasilitas, akomodasi, dan pelayanan yang telah disediakan. Di sinilah kemudian DPMM FC dan Tampines Rovers berkesempatan berinteraksi langsung dengan orang-orang Indonesia. Pelatih DPMM FC, James Reynolds McAllister, mengaku mendapatkan keramahan sejak hari pertama kedatangan mereka sehingga seluruh anggota timnya merasa sangat nyaman selama berada di Bandung.
“Terima kasih banyak kepada seluruh staf yang telah memperlakukan para pemain dengan sangat baik. Sambutannya begitu hangat dan sangat membantu. Hotel tempat kami menginap juga luar biasa, mulai dari gym, spa, hingga makanannya benar-benar berkelas,” ujar McAllister.
McAllister mengakui mantapnya pengalaman di luar lapangan, mulai dari pelayanan hotel hingga dukungan transportasi selama turnamen berlangsung. Lagi-lagi, pelatih asal Skotlandia itu memuji keramahan orang Indonesia.
“Seluruh staf hotel sangat ramah dan membuat kami merasa nyaman. Rooftop bar dengan pemandangannya luar biasa, lokasinya juga terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan. Para pengemudi mobil dan minibus juga bekerja sangat baik. Memang lalu lintas sedikit padat, tetapi itu sudah menjadi hal yang bisa dimaklumi,” katanya.

Hal senada juga disampaikan pelatih Tampines Rovers, Mohamad Nazri. Menurutnya, berbagai hal mulai dari perjalanan tim, hotel, lapangan latihan, hingga pengamanan selama turnamen sangatlah baik.
“Dari segi fasilitas, hospitality, dan atmosfer, semuanya nomor satu. Sejak kami tiba di Jakarta hingga melanjutkan perjalanan dengan kereta ke Bandung, semuanya berjalan sangat baik. Hotel, fasilitas, dan lapangan latihan semuanya yang terbaik,” ujar Nazri.
Tak sampai di situ, Nazri bahkan tak ragu menyebut pengalaman mengikuti Piala Presiden menjadi salah satu yang terbaik sepanjang kariernya.
“Sebelumnya saya belum pernah merasakan turnamen level klub seperti ini selain bersama tim nasional. Pengalaman seperti ini benar-benar yang terbaik. Sudah lama saya tidak mendapatkan pengalaman seperti ini dan saya sangat senang berada di sini,” katanya.
Sayangnya, DPMM FC dan Tampines Rovers harus pulang kampung lebih cepat saat tengah asyik-asyiknya menikmati kehangatan khas orang Indonesia. Sebab, kedua tim gagal lolos ke babak semifinal yang dijadwalkan diselenggarakan pada Selasa (4/8/2026).
Piala Presiden 2026 diikuti delapan tim dari empat negara Asia Tenggara dan dibagi ke dalam dua grup. Di Grup A yang memainkan pertandingan di Bandung, DPMM FC dan Tampines Rovers bersaing dengan Persib dan Arema FC yang berhasil melaju ke semifinal. Sementara itu, di Grup B yang bermain di Surabaya, ada Persebaya, Persija, Port FC, dan PSMS Medan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


