pesenggiri festival 2026 hidupkan lagi kejayaan black gold di lampung - News | Good News From Indonesia 2026

Pesenggiri Festival 2026, Hidupkan Lagi Kejayaan Black Gold di Lampung

Pesenggiri Festival 2026, Hidupkan Lagi Kejayaan Black Gold di Lampung
images info

Dokumentasi istimewa


Pesenggiri Festival 2026, sebuah perayaan yang mengangkat falsafah hidup masyarakat Lampung baru saja berjalan, Kawan GNFI. Acara yang diadakan di Lampung Marriott Resort & Spa ini dilangsungkan selama 3 hari, dari hari Jumat—Minggu (3—5/7/2026).

Dengan mengusung tema "Spice, Heritage & Harmony", festival hasil kolaborasi The Hurun dan One Earth Canvas Foundation ini menjadi momen di mana sejarah, seni, hingga ekonomi kreatif menjadi satu.

Sebagai informasi, Kawan GNFI, Pesenggiri Festival 2026 berhubungan dengan Piil Pesenggiri, yang disebut sebagai pandangan hidup masyarakat Lampung yang menjunjung tinggi kehormatan, keramahan, dan semangat kebersamaan.

Lewat berbagai lokakarya dan diskusi, pengunjung diajak untuk tidak hanya melihat, tetapi juga mengalami langsung identitas Lampung yang inklusif dan relevan dengan zaman.

baca juga

Selphie Bong, Co-Founder Pesenggiri Festival, menegaskan bahwa acara ini adalah pengingat akan ikatan antara manusia, alam, dan kebudayaan.

"Festival ini menjadi pengingat bahwa manusia, alam, dan kebudayaan memiliki ikatan yang telah diwariskan lintas generasi," ungkapnya.

Dirinya mengajak setiap pengunjung untuk merayakan sejarah dan menjaga harmoni tanah Sumatra.

Pesenggiri Festival 2026 diisi dengan diskusi ekonomi kreatif bersama tokoh seperti Junanto Herdiawan dan Helianti Hilman, hingga pengalaman sensorik melalui kelas memasak dengan Chef Toni Azhari serta Oma Lanny Rustan.

Tak hanya itu, para pecinta kriya dapat mengikuti workshop Batik Jumputan bersama Roman Muhtar, sementara penikmat kopi bisa mendalami ilmu di Coffee Academy bersama Tanamera. Ada pula sesi yoga dan meditasi bersama dengan Dr. Dea Wibowo dan Ari WAW.

Suasana festival semakin meriah dengan adanya Temu Rasa dan Rupa Market yang mempertemukan perajin, seniman lokal, dan pelaku UMKM langsung dengan masyarakat umum.

Menariknya, saat matahari terbenam, acara ini menghadirkan pertunjukan kolosal bertajuk Pesenggiri Swarnadwipa, yang mana menghidupkan kembali sejarah Lampung di era Sriwijaya. Kala itu, lada hitam dari tanah ini dikenal dunia sebagai "Black Gold" atau Emas Hitam yang menjadi primadona di jalur perdagangan internasional.

Kisah legendaris tersebut divisualisasikan secara modern lewat kolaborasi artistik dengan Kitapoleng Bali, perancang aksesori Jessica Soemedi dan Kiki Syarief, serta tata busana dari Pumpkin Recipe.

baca juga

Menariknya, panggung tersebut dibawakan oleh 21 penari muda asli Lampung yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan intensif, membuktikan bahwa bakat lokal mampu bersinar dalam balutan seni kontemporer.

Pesenggiri Festival 2026 adalah bukti bahwa budaya akan tetap hidup ketika terus dirayakan dan diwariskan. Bagaimana menurutmu, Kawan GNFI?

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Kawan GNFI Official lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Kawan GNFI Official.

KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.