tugu thomas parr cagar budaya peninggalan inggris dan saksi perlawanan rakyat bengkulu - News | Good News From Indonesia 2026

Tugu Thomas Parr, Cagar Budaya Peninggalan Inggris dan Saksi Perlawanan Rakyat Bengkulu

Tugu Thomas Parr, Cagar Budaya Peninggalan Inggris dan Saksi Perlawanan Rakyat Bengkulu
images info

Dok. crisco 1942 (Wikimedia)


Kota Bengkulu menyimpan banyak peninggalan bersejarah dari masa pendudukan bangsa asing yang masih berdiri kokoh hingga saat ini. Di antara bangunan tua yang tersebar di wilayah perkotaan, terdapat sebuah monumen cagar budaya yang memiliki ikatan erat dengan perjalanan masa lalu daerah ini.

Tugu Thomas Parr berdiri di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Keberadaan struktur bangunan tua ini menjadi penanda penting dari dinamika hubungan antara pemerintah kolonial Inggris dengan masyarakat lokal pada abad ke-19.

Setiap pengunjung yang melintas di sekitar kawasan Kampung China dapat melihat langsung fisik tugu yang dikelilingi oleh taman kecil. Kehadiran monumen ini menambah kekayaan objek wisata sejarah bagi siapa saja yang sedang berkunjung ke wilayah pesisir barat Sumatra.

 

Sekilas Mengenai Tugu Thomas Parr

Pemerintah kolonial Inggris mendirikan monumen ini pada tahun 1808 sebagai bentuk penghormatan kepada Thomas Parr yang menjabat sebagai Residen Inggris di Bengkulu. Pejabat Perusahaan Hindia Timur tersebut tewas dalam sebuah peristiwa penyerangan di kediamannya pada tanggal 23 Desember 1807.

Kematian pejabat tersebut dipicu oleh rasa ketidakpuasan warga lokal terhadap kebijakan tanam paksa kopi dan perubahan sistem pemerintahan yang diterapkan secara sepihak. Bagi masyarakat setempat, tugu ini diartikan sebagai simbol pengingat akan perjuangan serta pengorbanan para pejuang rakyat dalam melawan penindasan.

Status bangunan tua ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang dilindungi oleh undang-undang guna menjaga keutuhan fisiknya. Pemerintah daerah merawat area sekeliling tugu dengan memberikan pagar pengaman serta jalur pejalan kaki bagi masyarakat.

 

Daya Tarik Utama Tugu Thomas Parr

Bentuk arsitektur yang unik menjadi daya tarik utama dari monumen bersejarah ini karena memiliki denah berbentuk segi delapan. Bangunan ini dilengkapi dengan enam pilar utama di setiap sudut serta kubah besar yang menutupi bagian atas ruangan.

Ciri khas kubah bulat di bagian puncak membuat warga lokal sering menyebut tempat ini dengan julukan Kuburan Bulek. Bagian kaki bangunan memiliki tangga berlantai ubin merah yang menghubungkan area luar menuju tiga pintu masuk berbentuk setengah lingkaran.

Di dalam ruangan tugu terdapat sebuah prasasti batu yang dahulu memuat tulisan dedikasi dari pemerintah Perusahaan Hindia Timur Inggris. Meskipun tulisan pada prasasti tersebut sudah sulit dibaca akibat tergerus usia, keberadaannya tetap menjadi bukti otentik dari riwayat berdiri monumen.

Taman kecil di sekeliling tugu menyajikan suasana yang nyaman bagi pengunjung yang ingin duduk santai sambil memperhatikan detail arsitektur kolonial. Tempat ini sering dijadikan lokasi berfoto oleh wisatawan yang menyukai objek bangunan kuno di tengah kota.

Keberadaan papan informasi di sekitar taman membantu pengunjung memahami latar belakang peninggalan bersejarah ini. Wisatawan asing yang memiliki ketertarikan pada sejarah persemakmuran Inggris juga sering menjadikan tempat ini sebagai tujuan napak tilas.

 

Akses Menuju Tugu Thomas Parr

Lokasi Tugu Thomas Parr sangat mudah dijangkau karena berada di pusat kawasan perdagangan Kota Bengkulu. Monumen ini berjarak sekitar 170 meter di sebelah tenggara kompleks Benteng Marlborough yang menjadi benteng pertahanan utama Inggris.

Wisatawan yang berangkat dari Bandar Udara Fatmawati Soekarno dapat menggunakan kendaraan darat menyusuri rute Jalan Lintas Barat Sumatra menuju pusat kota. Perjalanan tersebut memakan waktu sekitar 30 hingga 40 menit berkendara melalui jalur utama kota.

Akses jalan di sekitar kawasan tugu sudah teraspal mulus dan berada dekat dengan area perkantoran serta pusat perbelanjaan lokal. Wisatawan dapat memarkirkan kendaraan di kantong parkir terdekat lalu berjalan kaki menuju area taman tugu.

 

Jam Operasional dan Harga Tiket

Kawasan luar Tugu Thomas Parr dapat dilihat oleh masyarakat umum setiap hari selama 24 jam penuh tanpa batasan waktu. Pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk untuk melihat atau berfoto di sekitar area taman monumen ini.

Masyarakat sekitar dan wisatawan luar daerah dapat memanfaatkan area terbuka di sekeliling tugu secara bebas untuk beraktivitas. Keberadaan beberapa pedagang makanan ringan di sekitar lokasi memudahkan pengunjung untuk mencari minuman saat beristirahat.

Fasilitas umum seperti tempat sampah dan papan penanda sejarah telah tersedia di area taman untuk menjaga kenyamanan pengunjung. Wisatawan diimbau untuk tidak memanjat atau merusak struktur bangunan tua demi menjaga kelestarian cagar budaya ini.

 

Ayo Berkunjung ke Tugu Thomas Parr!

Mendatangi Tugu Thomas Parr memberikan kesempatan untuk mempelajari peristiwa sejarah yang pernah terjadi di tanah Bengkulu pada masa kolonial. Arsitektur bangunan segi delapan dengan kubah bulat menjadi saksi dari perjalanan panjang perjuangan masyarakat lokal.

Bagi yang sedang merencanakan agenda wisata di Kota Bengkulu, sempatkan waktu untuk mampir ke monumen cagar budaya yang berdekatan dengan Benteng Marlborough ini. Pastikan untuk turut menjaga kebersihan lingkungan taman dan melestarikan fisik bangunan bersejarah ini selama berkunjung.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.