Nama Miyu Ananthanaya Pranoto kembali menjadi sorotan setelah dancer cilik asal Jakarta ini dinobatkan sebagai Juara 1 kategori Hip Hop U18 (Under 18) dalam ajang Future Pace x OSHEE 2026 di Kraków, Polandia, pertengahan tahun ini.
Pada usianya yang baru menginjak 12 tahun, Miyu mengalahkan sejumlah kompetitor yang usianya jauh lebih tua, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu talenta street dance muda yang berhasil menembus panggung kompetisi internasional kelas berat.
Kemenangan di Kraków tersebut adalah buah dari konsistensinya. Sejak debutnya di kancah internasional pada 2023, Miyu telah mengumpulkan puluhan gelar dari berbagai negara, mulai dari Asia, Eropa, hingga Amerika Serikat.
Mengenal Sosok Miyu
Miyu Ananthanaya Pranoto lahir di Jakarta pada 13 Desember 2013. Saat ini ia menempuh pendidikan di Kinderfield Highfield Duren Sawit, Jakarta. Sejak 14 Oktober 2024, kariernya secara resmi ditangani oleh Jam Republic, agensi bakat tari yang berbasis di Singapura.
Aktivitas dan perjalanan kompetisinya banyak terdokumentasi lewat akun Instagram pribadinya, @matamiyu, yang sejak awal dikelola oleh sang ibunda, Melissa. Akun tersebut kini telah diikuti lebih dari 300 ribu pengguna, berisi unggahan momen kompetisi maupun video dance cover Miyu.
Ketertarikan Miyu pada dunia tari muncul sejak usia dini. Pada usia 5 tahun, ia mulai terpesona menyaksikan penampilan grup vokal K-Pop seperti Wanna One dan BTS, yang memantik keinginannya untuk menirukan gerakan para idola tersebut.
Keseriusannya semakin matang ketika ia menginjak usia 7 tahun. Saat itu, Miyu bergabung dengan sebuah sanggar tari di Jakarta untuk mendalami urban dance, khususnya aliran hip hop dan freestyle. Bakatnya pertama kali tercium publik luas ketika ia menembus babak Top 4 dalam ajang Indonesia Menari Virtual Competition pada 2021.
Debut Internasional sebagai Peserta Termuda
Jejak Miyu di panggung dunia dimulai pada 2023, saat usianya baru 9 tahun. Ia menjadi peserta termuda dalam ajang Radikal Forze Jam (RF Jam) di Vietnam, salah satu festival hip hop berskala dunia. Sejumlah kompetitornya saat itu rata-rata berusia jauh di atasnya, termasuk peserta asal Malaysia dan Selandia Baru yang berusia 10 tahun, serta peserta asal Jepang yang berusia 14 tahun.
Untuk dapat melaju ke babak final, Miyu harus melalui sejumlah babak eliminasi yang ketat, termasuk sesi best battle. Pada babak puncak, ia akhirnya mengakui keunggulan peserta asal Malaysia.
Kendati tidak menjadi juara, sang ibu mengaku tetap bangga. Menurutnya, tidak banyak anak seusia Miyu yang memiliki kesempatan berlatih bersama dancer-dancer berkualitas yang jarang tampil di Indonesia, sekaligus berani bersaing dengan kompetitor yang sudah memiliki rekam jejak juara.
Momen Miyu di kompetisi tersebut sempat viral di media sosial setelah sebuah video singkat penampilannya diunggah oleh kreator konten dance internasional, pemilik akun @stanceelements, pada 20 Maret 2023.
Gelar Juara Pertama di Vietnam
Setahun berselang, Miyu kembali ke Vietnam untuk berkompetisi di ajang berbeda, yakni World Final HipFest, yang disebut sebagai festival hip hop terbesar di Vietnam sekaligus Asia Tenggara. Pada edisi ke-9 yang berlangsung 14–15 Desember 2024 di Ho Chi Minh City, Miyu menjadi satu dari 10 perwakilan Indonesia yang lolos seleksi ketat untuk tampil di kategori Kids-Allstyle, bersaing dengan peserta dari sekitar 40 negara, termasuk Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan.
Ajang ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-11, yang jatuh sehari sebelum kompetisi dimulai. Miyu berhasil menyabet gelar juara di kategori tersebut, dan menandai kemenangan internasional pertamanya setelah di ajang sebelumnya hanya menembus posisi runner-up atau finalis.
Daftar Prestasi Internasional 2023–2026
Sejak debutnya di Vietnam, rekam jejak prestasi Miyu terus bertambah di berbagai negara. Berikut sebagian gelar yang berhasil diraihnya:
2023–2024
- Finalis, Radikal Forze Jam, Vietnam (2023)
- 1st Runner Up Varsity Category, World Supremacy Battlegrounds, Singapura (2023)
- 2nd Place 1v1 All Style Kids, World Final HipFest, Vietnam (2023)
- Winner U-12 Future Dance Battle dan Winner 2v2 Teenagers Future Dance Battle, Osaka, Jepang (2024)
- Finalist 3vs3 Open Styles, Flava of the Year, Los Angeles, Amerika Serikat (2024)
- Winner 1v1 All Style Kids, World Final HipFest, Vietnam (2024)
2025
- World Champions 2v2 Kids Open Style, Freestyle Session World Finals, Los Angeles, Amerika Serikat
- Medali Emas 1v1 Open Style U12, FORNAS, Indonesia
- Semi Final 2v2 Open Styles Battle, The Circle Dance Lab World Final Stage, Shanghai, China
- 2nd Place 7-to-Smoke Adult Open Styles, Radikal Forze Jam, Vietnam
2026
- Top 8 1vs1 Junior Dance Tour, Juste Debout, Paris, Prancis
- Champion 2on2 Battle Kids & Youth, Line Up XI, Gwangju, Korea Selatan
- Winner 1vs1 Hip Hop U18, Future Pace x OSHEE, Kraków, Polandia
Salah satu hal yang menarik perhatian dari daftar tersebut adalah keberanian Miyu berkompetisi di kategori dewasa. Pada ajang Radikal Forze Jam 2025 dan 2026, ia tampil di kategori 7-to-Smoke Adult Open Styles dan dua kali meraih posisi kedua, meski berhadapan dengan dancer-dancer berusia jauh di atasnya.
Miyu Punya Banyak Ketertarikan
Selain kompetisi battle, Miyu juga sempat tampil di program televisi Korea Selatan, World of Street Woman Fighter (WSWF), pada 2025. Ia diundang sebagai pembawa bendera tamu sekaligus berkolaborasi dengan Motiv Crew, kru tari asal Orlando, Amerika Serikat. Rekaman penampilannya di acara tersebut yang diunggah ke YouTube telah ditonton lebih dari 2,7 juta kali.
Di luar dunia tari, Miyu juga dikenal memiliki sejumlah talenta lain. Ia gemar fotografi sejak usia 3 tahun, sebuah hobi yang turut didokumentasikan lewat unggahan-unggahan awal di akun Instagram pribadinya. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan menyanyi yang membuatnya kerap dipercaya tampil di depan umum, salah satunya saat menyanyikan lagu dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI di sekolahnya.
Sejauh ini, kedua orangtua Miyu disebut tidak pernah menjadikan gelar juara sebagai target utama. Bagi mereka, setiap kompetisi lebih dimaknai sebagai pengalaman berharga bagi tumbuh kembang putrinya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


