memperingati hari media sosial indonesia berikut 5 cara bijak menggunakan media sosial - News | Good News From Indonesia 2026

Simak 5 Cara Bijak Menggunakan Media Sosial

Simak 5 Cara Bijak Menggunakan Media Sosial
images info

Foto oleh Julian di Unsplash


Kawan GNFI, media sosial seolah sedang berkembang menjadi kebutuhan primer dalam aktivitas keseharian. Platform ini tidak lagi sekadar digunakan secara pribadi, melainkan turut menjadi wadah pengembangan karier.

Masifnya perkembangan media sosial membuat para pengguna kini memiliki banyak opsi. Meskipun demikian, Kawan perlu waspada dalam menggunakan media sosial, lantaran alih-alih mendapatkan hiburan dan informasi, kamu dapat tergelincir pada sisi negatif media sosial. Ini cara menggunakan media sosial dengan bijak.

Pahami Batas Privasi

Tidak semua bentuk ekspresi diri maupun momen dapat dibagikan begitu saja di media sosial. Kawan perlu memahami batasan privasi dalam menggunakan media sosial.

Aktivitas membagikan foto dan/atau video tidak bisa dilakukan semena-mena. Apabila unggahan tersebut menyertakan kehadiran orang lain pastikan telah mendapatkan persetujuan dari orang tersebut atau dapat menyamarkan wajahnya.

Informasi dan dokumen pribadi juga jangan sampai disebarluaskan dengan sembarangan. Hal-hal seperti KTP, SIM, nomor paspor, nomor rekening, nomor handphone, bahkan alamat rumah jangan sampai disebarkan begitu saja.

Penting juga untuk tidak asal dalam menangkap maupun merekam layar terhadap suatu akun lalu membagikannya, bahkan ke media sosial lainnya, dengan sembarangan.

baca juga

Filtrasi dan Kurasi Konten

Filtrasi dan kurasi konten media sosial menjadi aktivitas yang penting untuk dilakukan. Tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan media sosial memungkinkan kawan semua untuk terhubung satu sama lain. Hal ini mengakibatkan Kawan dapat mengakses berbagai jenis konten dari penjuru belahan dunia kapanpun dan dimanapun (borderless).

Beranda media sosial memungkinkan Kawan untuk melihat, mendengar, maupun membaca beraneka ragam jenis konten. Tak jarang, konten yang muncul di layar gadget Kawan justru bermuatan negatif.

Hal yang menarik dari aktivitas ini adalah Kawan dapat mengatur preferensi konten/informasi. Kawan dapat mengikuti akun-akun yang sesuai dengan minat, seperti kuliner, edukasi, teknologi, kesehatan, dan sejenisnya.

Pengaturan ini memungkinkan algoritma media sosial menampilkan konten-konten yang selaras dengan minat kawan dan mengurangi menampilkan konten yang tidak sejalan dengan preferensi.

Lakukan Verifikasi dan Validasi Informasi

Media sosial menjadi tempat yang saat ini disukai untuk membagikan informasi secara real time. Kecepatan dalam penyebaran informasi secara luas membuat suatu informasi dapat menjadi trending dan mengundang rasa penasaran banyak pengguna.

Akan tetapi, tak jarang informasi yang beredar di media sosial justru hoax. Munculnya berita tidak benar ini dapat memicu reaksi publik yang berlebihan dan menyebabkan iklim media sosial menjadi tidak nyaman.

Agar Kawan dapat terhindar dari hoax, maka perlu melakukan validasi dan verifikasi sumber. Lakukan perbandingan dari informasi yang Kawan dapatkan dengan informasi dari sumber lainnya yang terpercaya.

Langkah ini dapat memberikan pencerahan atas informasi yang sedang beredar dan memberikan kepastian atas kebenaran suatu informasi.

Penting juga untuk kawan lakukan ketika ingin membagikan suatu informasi kepada publik.

Berpikir Ulang Sebelum Berkomentar

Kolom komentar menjadi arena bagi para pengguna untuk memberikan pendapat atas suatu informasi yang mereka terima.

Para pengguna bisa saling bertukar pengetahuan melalui kolom komentar. Meskipun demikian, tak jarang kolom komentar justru dipenuhi oleh ujaran kebencian, cyberbullying, penyebaran hoax, hingga penyerangan terhadap identitas personal.

Oleh karena itu, sebelum berkomentar, alangkah baiknya Kawan memperhatikan penggunaan tata bahasa. Hindari penggunaan kata yang sulit dipahami dan susunlah kalimat dengan jelas untuk meminimalisir terjadinya salah paham.

Kawan juga dapat menenangkan emosi terlebih dahulu sebelum mengetik sesuatu. Selain itu, apabila menemukan komentar yang bermuatan negatif dan/atau hoax dapat melaporkannya melalui fitur report.

baca juga


Atur Waktu Penggunaan

Banyaknya konten menarik di media sosial seringkali membuat kita lupa waktu. Akibatnya, tubuh mengalami kurang gerak, mata terlalu lama menghadap layar, dan membuat intensitas interaksi sosial di lingkungan sekitar menjadi menurun. Kegiatan seperti ini justru memberikan dampak negatif bagi kesehatan fisik, sosial, dan mental. 

Untuk itu, Kawan perlu mengatur durasi penggunaan media sosial. Pengaturan waktu penggunaan media sosial membuat Kawan dapat mendistribusikan jadwal kegiatan sehari-hari lebih baik.

Selain itu, kamu dapat pula mematikan sementara notifikasi aplikasi ketika sedang mengerjakan sesuatu agar tidak terdistraksi. Bila perlu, ambil waktu untuk berjalan di luar rumah sebagai bentuk rehat dari media sosial sekaligus berinteraksi dengan lingkungan sekitar. 

Tidak hanya itu, detoks digital juga dapat dilakukan apabila Kawan merasa terganggu saat menggunakan media sosial. 

Kawan GNFI, itulah 5 cara bijak menggunakan media sosial. Mari kita gunakan media sosial kita dengan bijak untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat sekaligus melindungi diri diri dari dampak negatif. 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

ZA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.