albert lukas resmi wisuda anak sopir angkot yang raih juara 2 mawapres nasional 2025 - News | Good News From Indonesia 2026

Albert Lukas Resmi Wisuda, Anak Sopir Angkot yang Raih Juara 2 Mawapres Nasional 2025

Albert Lukas Resmi Wisuda, Anak Sopir Angkot yang Raih Juara 2 Mawapres Nasional 2025
images info

Albert Lukas Resmi Wisuda, Anak Sopir Angkot yang Raih Juara 2 Mawapres Nasional 2025


 

“Di balik setiap toga ada cinta, doa, dan pengorbanan banyak orang,” kata Rektor Institut Teknologi Bandung, Tatacipta Dirgantara, saat memberikan sambutan dalam Sidang Terbuka Wisuda Kedua Tahun Akademik 2025/2026 Institut Teknologi Bandung (ITB) yang digelar di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Jumat–Sabtu (17–18 April 2026).

Ia paham betul bahwa mahasiswa yang duduk di bangku ITB, tidak semuanya berasal dari golongan keluarga yang mampu. Ada yang harus terseok-seok mengejar mimpinya dengan berbagai cara.

Albert Lukas Pithel Hasugian, salah satunya. Ia tahu betul rasanya bermimpi dengan kondisi terbatas.

Ayahnya hanyalah seorang sopir angkot. Lingkungan tidak selalu memberi banyak pilihan. Namun, dukungan dari berbagai pihak membuat Albert mantap untuk memulai sekaligus konsekuen menyelesaikan pendidikan.

baca juga

“Mimpi kuliah di ITB dulu terasa sangat jauh. Namun atas dorongan orang tua dan keyakinan terhadap pentingnya pendidikan, serta dukungan beasiswa KIP Kuliah, dosen, mentor, dan teman-teman saya mampu terus melangkah hingga menuntaskan studi,” katanya.

Sebab, ada satu prinsip yang selalu dipegang oleh keluarganya, yakni Anakkon Hi Do Hamoraon di Au. Artinya, anak adalah harta paling berharga. Oleh karena itu, pihak keluarga mendukung penuh apa yang menjadi mimpi dari putranya.

Ia percaya, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti di tengah jalan. Justru dari situlah ia belajar bertahan selama menempuh studi di Institut Teknologi Bandung.

“Perjalanan di ITB mengajarkan bahwa seseorang tidak harus memiliki segalanya untuk memulai, cukup memiliki alasan untuk tidak berhenti.”

Tak ingin jadi mahasiswa yang biasa-biasa saja, Albert Lukas banyak menorehkan beragam prestasi ketika masih di ITB. Mungkin, sebagian besar mahasiswa ITB mengenalnya.

baca juga

Siapa Albert Lukas Pithel Hasugian?

Albert Lukas Pithel Hasugian adalah mahasiswa Program Studi Kewirausahaan di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung. Ia dikenal sebagai salah satu mahasiswa berprestasi tingkat nasional.

Namanya mencuat setelah meraih Juara II Mahasiswa Berprestasi Nasional (Mawapres) 2025, ajang yang digelar di Universitas Diponegoro dan diikuti 15 finalis terbaik dari seluruh Indonesia. Prestasi ini cukup penting, karena Albert membawa nama ITB kembali bertengger di posisi dua besar Mawapres nasional setelah 11 tahun vakum.

Albert bukan tipe mahasiswa yang langsung jadi. Ia mengaku telah mengalami belasan kali kegagalan sebelum sampai di titik tersebut.

“Bagi saya, setiap kegagalan adalah kesempatan untuk belajar, berefleksi, dan tumbuh lebih baik,” ujarnya.

baca juga

Selain Mawapres, ia juga aktif di berbagai kompetisi nasional dan internasional. Ia tercatat pernah menjadi Juara 1 Uniqlo Global Management Program, Juara 2 NUS Young Fellowship Program, Juara 1 Alphasights Asia Case Competition, dan Best Individual BFI Case Jam oleh Singapore Management University.

Ia getol ikut berbagai perlombaan sebab baginya kompetisi bukan sekadar lomba, tapi ruang belajar.

“Kompetisi merupakan platform pembelajaran praktis dari materi yang dipelajari di kelas,” katanya.

Di sisi lain, keberhasilannya tidak lepas dari dukungan lingkungan kampus, terutama budaya di SBM ITB yang mendorong kemampuan berpikir kritis dan komunikasi, termasuk dalam bahasa Inggris.

Singkatnya, Albert Lukas bukan hanya sosok inspiratif karena latar belakangnya sebagai anak sopir angkot, tapi juga karena konsistensinya membangun prestasi melalui proses panjang, kegagalan, dan pembelajaran yang berulang.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

AR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.