“Saya biasa baru tidur antara jam 24.00 sampai jam 01.00. Dari dulu seperti itu, sejak zaman kuliah,” kata Welin dalam wawancara yang dikutip dari detikNews (26/6/2015).
Welin Kusuma adalah seorang pria asal Surabaya yang dikenal luas karena memiliki jumlah gelar akademik yang cukup banyak. Tercatat, Welin setor nama hingga 19 kali di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi. Welin juga tercatat sebagai pemegang rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI).
Ia lahir pada 8 Maret 1981 dan mulai kuliah sejak usia 17 tahun. Awalnya, Welin menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Industri Universitas Surabaya pada 1999. Namun di tengah perjalanan, ia mulai mengambil jurusan-jurusan lain di kampus berbeda. Dari situ, kebiasaannya berkembang menjadi pola belajar lintas bidang.
Welin Selalu Penasaran dan Punya Ketertarikan
Welin pertama kali kuliah pada 1999 di Teknik Industri Universitas Surabaya. Akan tetapi, pilihan itu sebenarnya bukan murni keinginannya.
Ia mengaku jurusan tersebut dipilihkan oleh tantenya. Saat memasuki semester IV, ia mulai mengenal bidang ilmu lain yang memantik rasa ingin tahunya, yakni manajemen.
“Tapi karena saya ambil S1 Teknik Industri terlebih dahulu, di semester IV itu ada pelajaran sedikit tentang manajemen. Jadi saya tidak terlalu kesusahan awalnya,” kata Welin.
Kesadaran itu yang kemudian mendorongnya mengambil kuliah kedua di bidang Manajemen pada 2001.
Welin mengambil Jurusan Manajemen di STIEUS (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Urip Sumohardjo) pada tahun 2001. Kala itu, Welin masih duduk di bangku semester V dan belum merampungkan studi pertamanya, S1 Teknik Industri.
Ketagihan Kuliah, Bisa Sampai 15 Jam Sehari
Cerita Welin tidak berhenti di dua jurusan. Ia ketagihan untuk mencicipi jurusan lain. Welin pun terus menambah bidang studi. Bahkan, pada satu fase di tahun 2003, ia menjalani tiga jurusan sekaligus sambil menyusun skripsi.
“Pernah pada suatu waktu saya kuliah dari jam 07.00 pagi sampai baru selesai jam 22.00. Itu pun masih ada tugas-tugas kuliah yang harus diselesaikan,” ujarnya.
Durasi itu setara hampir 15 jam aktivitas akademik dalam sehari. Yang menarik, Welin tidak melihatnya sebagai beban. Ia justru senang dengan aktivitasnya.
“Tapi ya bukan berarti tidak bisa dikerjakan, toh? Kalau kita senang pasti bisa dikerjakan,” lanjutnya.
Salah satu pencapaian paling ekstrem Welin adalah mengambil 111 SKS dalam satu semester.
Sebagai gambaran, rata-rata mahasiswa mengambil sekitar 20–24 SKS per semester. Artinya, beban Welin bisa 4–5 kali lipat.
SKS (Satuan Kredit Semester) adalah ukuran beban studi. Satu SKS biasanya setara dengan 1 jam tatap muka per minggu, ditambah waktu belajar mandiri.
Dengan 111 SKS, beban belajarnya bukan hanya padat, tapi juga menuntut manajemen waktu yang sangat ketat.
Dari Dibiayai Orang Tua hingga Biaya Sendiri
Welin lulus S1 pertamanya pada 2004. Setahun kemudian, ia mulai bekerja.
Disibukkan dengan pekerjaan, Welin tidak lantas berhenti menimba ilmu. Ia bahkan makin giat kuliah dengan biaya sendiri.
“Awalnya saya masih dibiayai oleh orang tua saya untuk selesaikan S1. Tetapi setelah masuk kerja, saya biayai sendiri kuliah saya sampai sekarang,” katanya.
Ia menempuh pendidikan di berbagai kampus dan bidang: teknik, manajemen, hukum, komunikasi, statistika, hingga akuntansi.
Menariknya, Welin tidak pernah mengklaim punya metode khusus.
“Saya selalu berusaha untuk memanfaatkan waktu saya dengan sebaik mungkin. Saya juga selalu disiplin dalam belajar,” ujarnya.
Salah satu faktor pendukung perjalanan Welin adalah sistem pembelajaran fleksibel, terutama di Universitas Terbuka (UT).
UT memungkinkan mahasiswa belajar mandiri dengan modul dan tutorial online. Sistem ini memberi ruang bagi mereka yang ingin mengambil banyak program sekaligus.
Welin sendiri mengaku sudah mengenal UT sejak kecil dari orang tuanya.
“Sejak saya kecil, orang tua saya mengajak saya, jika sudah dewasa untuk kuliah di UT,” ujarnya.
Daftar Program Studi yang Pernah Ditempuh Welin
Pada 2012, Welin Kusuma peroleh penghargaan rekor MURI “Peraih Gelar Multi Disiplin terbanyak”. Kala itu, ia meraih 8 gelar S1, 3 gelar S2, 7 gelar professional, jumlah 18 gelar multi disiplin. Gelarnya, Welin Kusuma, ST, SE, S.Sos, SH, S.Kom, SS, S.AP, S.Stat, MT, M.SM, M.Kn, REP-I, CPBD, CPPM, CFP®, Aff.WM, BKP, QWPâ„¢.
Saat ini, Welin masih menempuh pendidikan di Universitas Airlangga.
- Sarjana - Teknik Industri Universitas Surabaya 1999
- Sarjana – Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Urip Sumohardjo Tahun Masuk 2001
- Sarjana - Ilmu Hukum Universitas Airlangga Tahun Masuk 2002
- Sarjana - Sastra Inggris Universitas Kristen Petra Tahun Masuk 2003
- Sarjana - Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Terbuka Lulus-2004/2005
- Magister - Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Tahun Masuk 2004
- Magister - Sains Manajemen Universitas Airlangga Tahun Masuk 2006
- Sarjana - Ilmu Administrasi Negara Universitas Terbuka Lulus-2007/2008
- Magister – Kenotariatan Universitas Airlangga Tahun Masuk 2008
- Sarjana – Informatika Sekolah Tinggi Teknik Surabaya Lulus-2011/2012
- Sarjana – Statistika Universitas Terbuka Lulus-2011/2012
- Sarjana – Akuntansi Universitas Terbuka Lulus-2013/2014
- Sarjana - Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka Lulus-2015/2016
- Sarjana - Ilmu Pemerintahan Universitas Terbuka Lulus-2017/2018
- Sarjana – Matematika Universitas Terbuka Lulus-2019/2020
- Profesi - Profesi Insinyur Institut Teknologi Sepuluh Nopember Lulus-2021/2022
- Sarjana - Ilmu Perpustakaan Universitas Terbuka Lulus-2022/2023
- Sarjana – Manajemen Universitas Terbuka Lulus-2024/2025
- Sarjana - Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka Aktif
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


