Lima pelajar terbaik bangsa menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang medali dari ajang International Physics Olympiad 2026 di Bucaramanga Kolombia.
Delegasi Fisika Indonesia membawa pulang satu medali emas, dua medali perak, serta dua medali perunggu setelah bersaing ketat menghadapi ratusan peserta dari berbagai belahan dunia.
Peraih medali emas Evan Syatia To asal SMAK Penabur Gading Serpong sempat mengalami kesulitan beristirahat akibat perbedaan waktu dua belas jam dengan negara tuan rumah.
Ketua tim pendamping dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia Budhy Kurniawan mengapresiasi daya juang para siswa selama berkompetisi di sana.
Para siswa harus menempuh perjalanan udara yang sangat melelahkan selama tiga puluh enam jam serta menaati aturan ketat panitia mengenai penyimpanan gawai.
Gusti Komang Abhika Atmaja dan Ackhava Adam Malonda menyumbangkan medali perak sementara Arrow Dunatos Pascha Kristian dan Juan Richie mengamankan medali perunggu.
"Secara intelegensia, murid kita tidak kalah dengan negara lain, yang kami pupuk terus adalah kestabilan emosi dan jiwa pemenang agar mereka tetap percaya diri" ujar Budhy Kurniawan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


