Talenta asal Papua kembali mengambil peran penting dalam perjalanan Timnas Indonesia U-17. Tiga pemain jebolan Papua Football Academy (PFA), Melki Yatipai, Stenly Meyanu, dan Dolvinus Solossa, mendapat kepercayaan tampil dalam dua laga Garuda Championship Series 2026 menghadapi Malaysia.
Melki menjadi pemain paling konsisten dengan bermain 87 menit pada laga pertama dan 83 menit di pertandingan kedua. Beroperasi sebagai gelandang bertahan, ia mampu menjaga keseimbangan permainan sekaligus menjadi poros dalam proses membangun serangan dari lini belakang.
Stenly Meyanu turut menjalankan peran penting sebagai penghubung antarlini. Sementara Dolvinus Solossa menghadirkan ancaman dari sisi kiri melalui kecepatan dan keberaniannya dalam duel satu lawan satu.
“Mereka membutuhkan waktu, pengalaman, dan tentu saja lebih banyak pertandingan,” ujar pelatih Timnas Indonesia U-17, David Nascimento, dikutip dari laman PSSI.
Kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa talenta Papua tetap menjadi bagian penting dalam regenerasi sepak bola Indonesia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


