Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia, mulai dari Pertamina, BP-AKR, hingga Vivo, terpantau belum melakukan penyesuaian harga per April 2026.
Berdasarkan rilis resmi masing-masing perusahaan, harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku saat ini masih mengacu pada ketetapan harga per Maret 2026.
Untuk wilayah DKI Jakarta, Pertamina menetapkan harga Pertamax tetap pada angka Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Turbo berada di level Rp13.100 dan Dexlite seharga Rp14.200.
BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar juga dipastikan tidak mengalami kenaikan, masing-masing tetap di angka Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Di sektor swasta, BP-AKR mematok BP92 seharga Rp12.390 per liter dan Vivo menjual Revvo 92 pada kisaran harga yang sama sehingga persaingan harga di kelas RON 92 terpantau cukup ketat.
Kondisi berbeda dialami oleh Shell Indonesia yang melaporkan bahwa produk BBM mereka saat ini sedang tidak tersedia di lapangan.
Manajemen Shell menyatakan sedang berkoordinasi dengan pemerintah terkait rekomendasi impor BBM tahun 2026 agar operasional SPBU dapat kembali normal.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


