Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menetapkan kewajiban pengisian instrumen pemetaan minat bagi seluruh calon peserta didik baru yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan SMK.
Langkah penataan administrasi ini diterapkan sebagai bagian dari rangkaian prosedur Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Berdasarkan lini masa regulasi, tahapan penginputan data peminatan tersebut akan dibagi ke dalam dua klaster jadwal.
Proses pengisian dokumen minat untuk skema Sekolah Manusia Unggul (Maung) dijadwalkan dimulai pada 25 Mei, sedangkan untuk kategori jalur SPMB reguler baru akan dibuka pada 29 Mei 2026.
Sesuai instruksi pimpinan daerah, Disdik Jabar menargetkan seluruh basis data lulusan SMP dan MTs di wilayahnya sudah terintegrasi masuk ke sistem pendaftaran sekolah tujuan, baik negeri maupun swasta, pada pertengahan Juni 2026.
Secara akumulatif, total volume kelulusan tahun ini tercatat mencapai 826.996 siswa, sementara ketersediaan daya tampung kumulatif pada jenjang di atasnya berada di angka 909.183 kursi.
Pihak dinas menjadwalkan proses distribusi akun digital perorangan kepada 826 ribu siswa lulusan pada rentang waktu 18 hingga 22 Mei 2026.
Disdik Jabar juga membentuk komite khusus bernama Team Management Office (TMO) di setiap wilayah kabupaten dan kota.
Tim ini beranggotakan gabungan unsur dinas pendidikan daerah, kantor cabang dinas, perwakilan Kementerian Agama wilayah, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, serta Kelompok Kerja Madrasah (KKM).
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


