Sirkuit Mandalika, Lombok, menjadi saksi kesuksesan gelaran Pocari Sweat Run Lombok 2026 pada Minggu (12/07/2026). Sebanyak 9.200 pelari domestik dan mancanegara berpartisipasi menuntaskan kategori Marathon hingga 10 kilometer. Ajang ini sukses mengintegrasikan olahraga dengan promosi pariwisata unggulan di Nusa Tenggara Barat.
Para peserta dari 325 kota di Indonesia serta 21 negara mulai memadati lintasan sejak pagi hari. Penyelenggara mencatat mayoritas peserta merupakan wisatawan luar daerah yang sengaja datang untuk berkompetisi sekaligus berlibur. Fenomena ini membuktikan daya tarik sport tourism yang berkembang pesat di tanah air.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak Jumat dengan pengambilan paket lomba serta ajang lari pada Sabtu sore. Dampak ekonomi dari kunjungan ribuan pelari dirasakan langsung oleh pengelola hotel dan transportasi sekitar sirkuit. Hal ini membantu geliat usaha lokal di tengah musim liburan sekolah.
Puspita Winawati dari PT Amerta Indah Otsuka menyebut perputaran ekonomi lokal mencapai Rp95 miliar.
"Pocari Sweat Run Lombok bukan sekadar event olahraga biasa. Kami yakin di masa liburan sekolah ini pelari datang bersama keluarga yang bantu menggerakkan roda perekonomian daerah," tuturnya.
Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, menilai acara ini efektif meningkatkan produktivitas UMKM.
"Event seperti ini memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat lokal. Menurut saya, Lombok adalah unusual destination untuk berlari," ujarnya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


