Badan Pusat Statistik memberikan alternatif pengisian instrumen Sensus Ekonomi 2026 secara mandiri bagi masyarakat luas.
Fasilitas tersebut berjalan untuk memfasilitasi warga yang merasa kurang nyaman memberikan keterangan finansial secara langsung di hadapan petugas lapangan.
Warga bisa mengisi data secara daring menggunakan tautan khusus yang didistribusikan oleh personel pendataan saat mendatangi kediaman responden.
Pilihan akses ini memproteksi privasi isian formulir sehingga data sensitif hanya diketahui oleh orang yang bersangkutan.
"Sensus ini adalah untuk kepentingan statistik, bukan dalam rangka untuk kepentingan perpajakan," ujar Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti.
BPS menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara, Telkom, serta PT Peruri guna memperkuat sistem proteksi keamanan server penyimpanan data.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau seluruh elemen masyarakat menyampaikan informasi riil agar rumusan kebijakan bantuan sosial ke depan tetap akurat.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


