Kementerian Perindustrian mendukung percepatan penerapan otomatisasi pada industri furnitur nasional guna mendongkrak efisiensi produksi sekaligus memperkuat penetrasi ekspor di pasar global.
Langkah integrasi teknologi ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kecacatan produk pengolahan kayu serta meningkatkan produktivitas manufaktur secara berkala.
Kemenperin mengapresiasi kesepakatan kemitraan strategis antara Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dengan penyedia platform digital Labamo dalam gelaran Indo Wood Expo 2026 di Surabaya.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempermudah transisi pelaku usaha mebel menuju pemanfaatan ekosistem digital terintegrasi.
"Dengan digitalisasi itu dapat membantu proses produksi, mengurangi cacat, serta meningkatkan produktivitas," jelas Staf Ahli Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0 Kemenperin Andi Rizaldi.
Kondisi ini menguntungkan karena struktur produksi kriya nasional sangat mandiri dengan porsi penggunaan bahan baku lokal mencapai 60 persen, sementara serapan pasar internasional menguasai 80 persen hasil output.
Pemerintah juga memastikan konsistensi penegakan regulasi hilirisasi kehutanan melalui kebijakan larangan ekspor kayu bulat atau log secara permanen.
Pembatasan iniĀ mendorong para investor asing untuk memindahkan fasilitas pabrik mereka ke dalam negeri sehingga memperkuat sirkulasi rantai pasok industri mebel tanah air.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


