PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat rekor okupansi tertinggi selama masa Angkutan Lebaran 2026 dalam lima tahun terakhir.
Sepanjang periode 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI telah melayani sebanyak 5,08 juta pelanggan yang mencakup layanan KA Jarak Jauh dan Lokal.
Angka ini menunjukkan tren pertumbuhan positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana pada 2025 tercatat 4,7 juta pelanggan dan pada 2024 sebanyak 4,3 juta pelanggan.
Lonjakan mobilitas masyarakat ini terlihat dari tingkat okupansi harian yang secara konsisten berada di atas 140 persen pada periode puncak.
Rekor volume pelanggan harian tertinggi terjadi pada 24 Maret 2026 dengan total 250.650 penumpang atau mencapai 153,4 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa okupansi di atas 100 persen dimungkinkan melalui mekanisme naik-turun penumpang di stasiun antara selama satu rangkaian perjalanan.
Relasi KA Blambangan Ekspres tercatat sebagai layanan dengan okupansi tertinggi di Indonesia pada masa angkutan ini. Untuk rute Ketapang–Pasarsenen, okupansi mencapai 208 persen dari kapasitas asli, sementara arah sebaliknya mencatat angka 199 persen.
Manajemen KAI berkomitmen melakukan evaluasi dan inovasi layanan guna menghadapi lonjakan penumpang di masa libur panjang mendatang agar tetap aman dan lancar.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


