Tidak sedikit masyarakat yang masih menanyakan kepastian mengenai kelanjutan program bantuan tunai senilai Rp900.000 pertengahan tahun ini.
Namun, saat ini pemerintah belum memberikan pengumuman resmi mengenai perpanjangan alokasi anggaran belanja sosial khusus untuk skema perlindungan masyarakat miskin tersebut.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menginstruksikan percepatan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional guna meningkatkan akurasi penyaluran jaring pengaman sosial.
Sistem data terintegrasi ini memudahkan warga dalam melakukan pengecekan mandiri secara berkala tanpa harus mendatangi kantor kelurahan.
Pendataan penerima tetap merujuk pada pemenuhan kriteria baku seperti status kewarganegaraan sah serta bukan merupakan anggota keluarga pegawai aktif negara.
Aplikasi digital serta laman resmi kementerian terkait masih terus beroperasi melayani verifikasi kelayakan calon penerima manfaat di seluruh daerah.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


