Tim peneliti IPB University mencetak sejarah baru dalam dunia pertanian nasional lewat keberhasilan budidaya varietas hortikultura unggulan.
Kampus tersebut memperkenalkan empat varietas cabai habanero lokal pertama hasil rakitan dalam negeri yang bersertifikat resmi.
Guru Besar Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB University Muhamad Syukur memimpin langsung proyek riset jangka panjang ini sejak enam tahun lalu.
Keempat produk hortikultura tersebut telah terdaftar pada Kementerian Pertanian sehingga mendapatkan jaminan perlindungan hak kekayaan intelektual tanaman.
Riset ini menghasilkan varietas Tabia Sala Satu dengan kepedasan ekstrem mencapai satu juta tiga ratus ribu Scoville Heat Units.
Tiga jenis lain bernama Margi Dua, Tabia Sala Oranye, dan Tabia Sala Kuning memiliki tingkat kepedasan setengah juta Scoville Heat Units.
"Yang mendapat perlindungan varietas pertama kali untuk jenis habanero adalah rakitan kami dari IPB University" ujar Muhamad Syukur.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


