PT Pertamina Hulu Rokan mempelopori pengembangan ladang minyak dan gas bumi non konvensional untuk memperkuat ketahanan energi domestik.
Proyek pengeboran ini berjalan di Sumur Gulamo DET-1 serta Sumur Kelok DET-1 yang berada di kawasan kerja Blok Rokan Riau.
Eksplorasi sumber daya baru ini disebut menyimpan potensi cadangan besar hingga mencapai 740 juta barel setara minyak.
"Alhamdulillah temuan 2C-nya, sumber dayanya cukup besar dan dalam 10 tahun terakhir itu termasuk yang paling besar," ujar Direktur Utama PHR Muhammad Arifin.
PT Pertamina Hulu Rokan kini menyelesaikan finalisasi kontrak bagi hasil bersama pemerintah demi mengejar target pelaksanaan tajak sumur eksplorasi lanjutan pada Desember 2026.
Jika seluruh tahapan pemanfaatan teknologi berjalan lancar, puncak kapasitas produksi harian ladang ini menyumbang hingga 50.000 barel per hari.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


