Kawasan prasejarah Gua Liangkabori dan Liang Metanduno akhirnya mendapatkan kepastian hukum tertinggi setelah menyandang status sebagai Situs Cagar Budaya Peringkat
Hal ini disampaikan oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon yang menjadwalkan pembacaan surat keputusan mengenai perlindungan hukum tersebut pada awal Agustus 2026.
Riset arkeologi bersama Griffith University Australia berhasil menemukan bukti kuat mengenai jejak peradaban manusia purba di lokasi tersebut.
Pengujian laboratorium menunjukkan bahwa lukisan non-figuratif pada dinding Liang Metanduno ternyata berumur minimal 67.800 tahun.
Torehan seni pigmen visual berukuran 14 cm kali 10 cm itu kini tercatat dalam Guinness Book of Records 2026 sebagai karya seni tertua di bumi.
Penemuan bersejarah di Pulau Muna ini otomatis menantang keabsahan teori lama yang menyebutkan migrasi tunggal manusia purba berasal dari Afrika.
"Kami segera mendirikan Pusat Informasi Lukisan Purba di lokasi tersebut agar struktur batuan kuno ini tidak rusak akibat paparan perubahan iklim ekstrem" ujar Fadli Zon.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


