Dua siswa dari SMK Taruna Bhakti Depok, Jawa Barat, berhasil mendeteksi celah keamanan digital (vulnerability) pada sistem komputer milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA).
Kedua pelajar tersebut adalah Rakha Hayya Ilhamsyah dan Balqis Amanda, yang saat ini duduk di kelas XI Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Penemuan celah sistem ini bermula dari keterlibatan aktif keduanya dalam aktivitas perburuan bug (bug hunting) serta pengujian penetrasi jaringan (penetration testing).
Keduanya memanfaatkan platform bug bounty resmi internasional yang mempertemukan para peneliti siber independen dengan berbagai institusi global dunia.
Sorotan terhadap performa kedua siswa ini muncul setelah mereka melakukan pemindaian bertahap terhadap aset digital milik lembaga antariksa tersebut. Dalam prosesnya, ditemukan sebuah tautan eksternal mati yang masih tercantum di dalam sistem utama, yang kemudian langsung dilaporkan kepada pihak verifikator program.
Pengembangan kompetensi siber ini diakui berawal dari ketertarikan mereka saat mempersiapkan diri menghadapi ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat kejuruan.
Selain mendapatkan materi dasar mengenai sistem jaringan (networking) di ruang kelas formal, proses belajar juga ditopang oleh pendampingan mentor serta komunitas siber di luar sekolah.
Pasca-keberhasilan menembus pengawasan siber internasional ini, kedua siswa SMK bersangkutan merencanakan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi guna mendalami ilmu keamanan digital secara profesional.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


