Keluarga prasejahtera akan segera menerima pencairan dana Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non-Tunai periode Juli sampai September 2026 pada pekan depan.
Di tengah persiapan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa jajarannya sedang mempercepat proses sinkronisasi berkas penerima manfaat berdasarkan data mutakhir kiriman Badan Pusat Statistik.
Pemerintah daerah di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur tercatat paling cepat dalam merampungkan verifikasi lapangan terhadap kondisi ekonomi warga.
Proses pencatatan identitas penduduk ini diperketat mulai dari tingkat rukun tetangga agar tidak ada lagi masalah salah sasaran dalam pembagian di lapangan.
Kementerian Sosial kini menerapkan skema baru yang memadukan pemberian bantuan dana dengan bantuan modal usaha.
Pemerintah mematok target agar 150 ribu lebih keluarga penerima manfaat bisa segera mandiri dengan mengikuti berbagai program pembinaan tahun ini.
"Uang bantuan dari negara tidak boleh habis untuk kebutuhan konsumtif saja sehingga kami wajib membekali mereka dengan keterampilan kerja dan aset produksi" kata Saifullah Yusuf.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


