Agam, pasbana - Sulit dipercaya, ketenangan Danau Maninjau yang kini memantulkan langit biru Sumatera Barat ternyata lahir dari salah satu letusan gunung api terbesar yang pernah terjadi di kawasan tersebut.
Ribuan tahun sebelum manusia modern menghuni wilayah ini, sebuah gunung api purba bernama Gunung Sitinjau—atau Gunung Tinjau—berdiri megah di Kabupaten Agam.
Ribuan tahun lalu, gunung itu mengalami erupsi dahsyat. Dalam waktu yang relatif singkat, jutaan meter kubik material vulkanik terlontar ke udara, menyelimuti kawasan sekitarnya dengan abu, batu apung, dan aliran piroklastik bersuhu sangat tinggi. Setelah dapur magmanya terkuras, tubuh gunung kehilangan penyangga. Puncaknya pun runtuh membentuk kaldera raksasa yang kelak berubah menjadi Danau Maninjau.


