Foto limbah panel surya, foto: Monash University.
Sobat EBT Heroes! Penggunaan panel surya terus berkembang sebagai bagian dari transisi energi bersih. Namun, panel surya yang telah mencapai akhir masa pakainya berpotensi menambah timbulan limbah jika tidak dikelola dengan tepat.
Untuk mengantisipasi tantangan tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kolaborasi dengan Swinburne University of Technology, Australia, melalui riset daur ulang panel surya berbasis zero-carbon dan ekonomi sirkular.
Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pemulihan material bernilai dari panel surya bekas sekaligus mendorong pengembangan teknologi industri hijau di Indonesia.
Kolaborasi BRIN dan Swinburne University dikembangkan melalui proyek Si-ZERO (Silicon Zero Emission Recycling, Refining and Production). Proyek ini berfokus pada pengembangan teknologi pengolahan panel surya fotovoltaik (PV) yang telah mencapai akhir masa pakainya.
Baca Selengkapnya

