wisatawan korsel makin ramai berlibur ke sulawesi utara kok bisa - News | Good News From Indonesia 2026

Wisatawan Korsel Makin Ramai Berlibur ke Sulawesi Utara, Kok Bisa?

Wisatawan Korsel Makin Ramai Berlibur ke Sulawesi Utara, Kok Bisa?
images info

Foto oleh Tom Donders di Unsplash


Ikuti GNFI di WhatsApp

Wisatawan asal Korea Selatan mendominasi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Sulawesi Utara pada September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 5.047 kunjungan wisatawan dari negara tersebut dari total 10.184 kunjungan wisman selama periode tersebut.

Jumlah itu setara dengan 49,56 persen dari keseluruhan kunjungan wisatawan asing ke Sulawesi Utara. Artinya, hampir satu dari dua kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi tersebut berasal dari Korea Selatan.

Secara bulanan, jumlah kunjungan wisman ke Sulawesi Utara mengalami penurunan dibandingkan Agustus 2026. Namun, jika dibandingkan dengan September 2025, jumlah kunjungan justru mengalami peningkatan.

Dominasi wisatawan Korea Selatan menjadi salah satu karakteristik pasar pariwisata internasional Sulawesi Utara. Selain kedekatan akses penerbangan, peningkatan frekuensi perjalanan udara dari negara tersebut turut menjadi bagian dari perkembangan mobilitas wisatawan asing menuju provinsi ini.

 

Penerbangan dari Korea Selatan Kini Beroperasi Setiap Hari

Frekuensi penerbangan dari Korea Selatan menuju Sulawesi Utara mengalami peningkatan. Jika sebelumnya penerbangan tersebut memiliki jadwal satu kali dalam empat minggu, kini perjalanan udara dari Korea Selatan telah tersedia setiap hari.

Perubahan jadwal penerbangan ini menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara sepanjang 2026.

Pada tahun tersebut, jumlah kunjungan wisman dilaporkan mencapai 108 persen dibandingkan 2025. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara justru mengalami sedikit penurunan.

Bertambahnya frekuensi penerbangan memberikan lebih banyak pilihan jadwal perjalanan bagi wisatawan Korea Selatan. Akses udara yang lebih rutin juga membuka peluang perjalanan ke Sulawesi Utara tanpa harus menunggu jadwal penerbangan dengan interval beberapa minggu.

 

Perjalanan Wisatawan Nusantara Capai 1,24 Juta

Selain kunjungan wisatawan asing, aktivitas perjalanan wisata domestik di Sulawesi Utara juga tercatat dalam statistik BPS.

Sepanjang September 2026, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dengan tujuan Sulawesi Utara mencapai 1,24 juta perjalanan. Angka ini mencakup perjalanan penduduk Indonesia yang melakukan aktivitas wisata di dalam negeri, termasuk perjalanan menuju berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Di sisi lain, BPS mencatat perjalanan wisatawan nasional (wisnas) sebanyak 781 perjalanan. Berbeda dengan wisnus, wisnas merupakan penduduk Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Pergerakan wisatawan domestik juga berkaitan dengan aktivitas pelaku usaha di kawasan destinasi, mulai dari penyedia transportasi, penginapan, rumah makan, hingga usaha yang menawarkan produk dan jasa bagi pengunjung.

Pengembangan perjalanan wisata domestik melibatkan berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat di sekitar destinasi. Kelestarian kawasan wisata juga menjadi bagian dari pengelolaan destinasi yang dikunjungi wisatawan.

Aktivitas pariwisata Sulawesi Utara juga terlihat dari tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang. Pada September 2026, BPS mencatat TPK hotel berbintang mencapai 49,82 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025. Dengan tingkat penghunian tersebut, sekitar 50 dari setiap 100 kamar hotel berbintang yang tersedia di Sulawesi Utara terisi selama September 2026.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.