Halo Kawan! Kabar membanggakan datang dari dunia musik anak Indonesia. Lagu Rukun Sama Temanciptaan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas karya musik anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan positif tentang persahabatan, toleransi, dan penguatan karakter anak Indonesia.
Dua penghargaan tersebut diraih pada kategori Duo/Grup/Kolaborasi Anak-anak Terbaik melalui penampilan Quinn Salman dan Prince Poetiray, serta kategori Penata Musik Lagu Anak-anak Terbaik yang diberikan kepada Dwiki Dharmawan.
Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan AMI Awards 2026 yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta pada Rabu, 4 November 2026. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, terutama karena Rukun Sama Temanhadir dengan pesan sederhana yang dekat dengan kehidupan anak-anak.
Melalui lirik dan musik yang mudah dinikmati, lagu ini mengajak anak-anak untuk membangun pertemanan yang sehat, saling menghargai perbedaan, menyayangi satu sama lain, serta menghindari perilaku perundungan di lingkungan sekolah.
Saat menerima penghargaan di atas panggung AMI Awards 2026, Dwiki Dharmawan menyampaikan bahwa lagu tersebut diciptakan oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti sebagai bentuk dedikasi dan kepedulian terhadap anak-anak Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Dwiki dalam sambutannya di hadapan para tamu undangan dan insan musik yang hadir.
"Rukun Sama Teman dibuat agar kita rukun sama teman, tidak ada perundungan di sekolah, saling toleransi, saling menyayangi, saling mencintai, dan tidak ada kegaduhan dengan teman di sekolah, sehingga menjadi anak-anak yang cemerlang," ujar Dwiki saat menerima penghargaan, dikutip pada saluran Anugerah Musik Indonesia di YouTube.
Dalam kesempatan tersebut, Dwiki juga menyampaikan apresiasi kepada Mendikdasmen Abdul Mu'ti yang hadir secara langsung dalam malam penganugerahan.
Dalam sambutannya, Dwiki juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mendikdasmen Abdul Mu'ti yang hadir secara langsung dalam malam penganugerahan tersebut. Ia turut mengapresiasi dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Puspeka serta keterlibatan seluruh pihak dalam menghadirkan lagu tersebut.
"Pencipta lagu ini adalah Abdul Mu'ti, Mendikdasmen kita tercinta. Terima kasih Kemendikdasmen, melalui Puspeka dan ada Bu Prita juga di sini, dan tentunya Prince Poetiray dan Quinn Salman yang luar biasa. Sekali lagi terima kasih," ungkap Dwiki dalam sambutannya di panggung AMI Awards 2026.
Ungkapan kebahagiaan juga disampaikan Quinn Salman dan Prince Poetiray saat menerima penghargaan untuk kategori Duo/Grup/Kolaborasi Anak-anak Terbaik. Keduanya berharap penghargaan tersebut dapat semakin memperkenalkan lagu Rukun Sama Teman dan menyebarkan pesan kerukunan kepada anak-anak Indonesia.
"Terima kasih kepada Bapak Mendikdasmen Abdul Mu'ti yang hadir di sini. Saya senang sekali bisa mendapatkan penghargaan ini. Semoga lagu ini bisa membuat kita rukun sama teman," ujar Quinn dalam sambutannya.
Musik sebagai Media Penguatan Karakter Anak
Lebih dari sekadar pencapaian di industri musik, kemenangan Rukun Sama Teman juga menunjukkan bahwa musik dapat menjadi salah satu media yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai pendidikan karakter.
Pesan moral yang disampaikan melalui lagu dapat dikemas secara menyenangkan, sehingga lebih mudah diterima dan diingat oleh anak-anak.
Dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak berinteraksi dengan teman yang memiliki latar belakang, kebiasaan, karakter, dan kemampuan yang beragam. Perbedaan tersebut merupakan bagian dari kehidupan sosial yang perlu dikenalkan sejak dini.
Anak-anak perlu belajar menghargai satu sama lain, menyelesaikan perbedaan dengan baik, tidak mengejek atau mengucilkan teman, serta membangun kebiasaan saling membantu.
Nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, termasuk persoalan perundungan dan hubungan sosial antarpeserta didik. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang bagi anak untuk belajar berinteraksi, membangun empati, dan mengembangkan sikap saling menghormati.
Karena itu, pesan Rukun Sama Teman memiliki relevansi dengan upaya membangun Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman perlu diwujudkan melalui keterlibatan seluruh warga sekolah, mulai dari peserta didik, guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua. Kerukunan dan kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan suasana belajar yang positif.
Melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak, lagu ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki peran dalam menciptakan lingkungan pertemanan yang baik.
Sikap sederhana seperti mengajak teman bermain, tidak membeda-bedakan, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, serta membantu teman yang mengalami kesulitan merupakan bentuk nyata penerapan nilai kerukunan.
Menghadirkan Karya Anak yang Menghibur dan Mendidik
Kemenangan di AMI Awards 2026 juga menjadi momentum untuk semakin mendorong kehadiran karya musik anak Indonesia yang berkualitas dan memiliki nilai edukatif. Musik anak memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari proses pembelajaran karakter, karena mampu menghadirkan pesan pendidikan melalui pengalaman yang menyenangkan.
Karya seperti Rukun Sama Teman memperlihatkan bahwa pesan pendidikan tidak harus selalu disampaikan melalui nasihat atau penjelasan formal. Nilai-nilai kebaikan juga dapat diperkenalkan melalui lagu, cerita, animasi, dan berbagai media kreatif yang sesuai dengan dunia anak.
Dengan demikian, anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga dapat memahami dan mempraktikkan pesan yang mereka terima. Ketika pesan tentang toleransi, persahabatan, dan saling menyayangi terus diperkenalkan melalui berbagai aktivitas sehari-hari, nilai tersebut diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan dan bagian dari karakter anak.
Meraih dua piala AMI Awards 2026 menjadi langkah positif bagi pengembangan musik anak Indonesia sekaligus penguatan pendidikan karakter. Harapannya, Rukun Sama Teman tidak berhenti sebagai lagu yang memperoleh penghargaan, tetapi terus hidup dan dinyanyikan oleh anak-anak di berbagai lingkungan.
Sebab, kerukunan bukan hanya tentang bernyanyi bersama, melainkan tentang bagaimana setiap anak belajar menerima perbedaan, menghargai teman, dan menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang. Dari sebuah lagu sederhana, tumbuh harapan untuk menghadirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu hidup berdampingan secara harmonis.


