aksi nyata cleanup sirsak dan trash ranger berantas sampah kemasan di cfd - News | Good News From Indonesia 2026

Aksi Nyata Cleanup Sirsak dan Trash Ranger Berantas Sampah Kemasan di CFD

Aksi Nyata Cleanup Sirsak dan Trash Ranger Berantas Sampah Kemasan di CFD
images info

Sirsak Cleanup dan Aktivasi RVM di Bundaran HI (pribadi/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)


Sirsak (Sirkular Sampah Kemasan) berkolaborasi dengan Trash Ranger Indonesia menggelar aksi cleanup dan aktivasi SirCle RVM (Recycle Vending Machine) bertajuk "Sirsak Jaga Bumi" Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah pada Minggu, (18/10/2026).

Berawal dari permasalahan sampah, khususnya sampah kemasan, masih menjadi tantangan besar bagi kota-kota metropolitan seperti Jakarta. Tingginya mobilitas warga dan budaya konsumsi praktis sering kali berbanding lurus dengan volume sampah yang dihasilkan, terutama di ruang-ruang publik.

Kegiatan yang berlangsung di area Car Free Day (CFD) ini tidak sekadar aksi memungut sampah biasa. Aktivasi SirCle RVM (Recycle Vending Machine) menggabungkan aktivitasΒ cleanupplogging olahraga jogging sambil memungut sampah dan sesi edukasi mengenai pengelolaan sampah kemasan yang bertanggung jawab.

Peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan anak muda ini dibagi ke dalam beberapa kelompok. Selama kurang lebih satu jam, mereka menyusuri area CFD untuk mengumpulkan sampah residu dan kemasan yang berserakan.

baca juga

Antusiasme peserta terlihat dari total sampah yang berhasil dikumpulkan, yaitu mencapai 11,69 kg. Kelompok 2 menjadi penyumbang sampah terbanyak dengan total 6,52 kg, disusul oleh kelompok lainnya dengan perolehan yang bervariasi, seperti kelompok 10 (0,58 kg), kelompok 7 (0,77 kg), dan kelompok 4 (0,18 kg).

Angka ini menjadi cerminan bahwa masih terdapat perilaku masyarakat yang belum sepenuhnya peduli terhadap pengelolaan sampah di ruang publik.

Sampah kemasan, terutama plastik sachet dan multilapis, sering kali luput dari proses daur ulang konvensional dan berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Melalui kegiatan ini, Trash Ranger Indonesia yang dikenal aktif menggerakkan anak muda, mencoba menanamkan kesadaran bahwa sampah bukanlah akhir dari sebuah produk, melainkan awal dari siklus baru jika dikelola dengan tepat.

baca juga

Sirsak Cleanup dan Aktivasi SirCle RVM di Bundaran HI (pribadi/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)
info gambar

Sirsak Cleanup dan Aktivasi SirCle RVM di Bundaran HI (pribadi/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)


Lebih dari itu, acara ini menjadi wadah untuk memperkenalkan inovasi pengelolaan sampah kepada publik. Sirsak, yang selama ini dikenal sebagai platform manajemen sampah B2B untuk perusahaan, memperkenalkan aktivasi SirCle RVM (Recycle Vending Machine).

Mesin ini dirancang untuk menerima berbagai jenis kemasan yang sering dijumpai sehari-hari, seperti PET, gelas plastik, plastik sachet, Tetra/karton, dan kaleng.

Kehadiran mesin ini disambut antusias oleh para peserta yang penasaran dengan cara kerja teknologi tersebut, terlebih karena sistemnya memberikan poin reward yang dapat diklaim melalui aplikasi.

CEO & Co-founder Sirsak, Angeline Callista, menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendaur ulang. "Tata caranya cukup sederhana, siapkan sampah kemasan yang sudah kering, bersih, dan kosong.

baca juga

Lalu masukkan sampah kemasan satu per satu ke dalam mesin, kemudian unduh aplikasi Sistsak melalui QR Code di samping untuk mengklaim poin. Di akhir, sampah kemasan kita akan didaur ulang," jelas Angeline di sela-sela acara.

Edukasi ini penting mengingat masih banyak masyarakat yang belum memahami cara memilah sampah kemasan dengan benar. Inisiatif ini mendapat respons positif dari Head of Partnership Sirsak, Bayu Setiyo Nugroho.

Ia menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan cleanup ini adalah untuk mencontohkan kepada warga Jakarta yang tengah berolahraga di area CFD agar tidak membuang sampah sembarangan.

Menurut Bayu, saat ini masih banyak ditemukan sampah kemasan berserakan di area CFD Jakarta. Melalui aksi cleanup plogging ini, pihaknya berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dapat terus tumbuh, dimulai dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya dan memilahnya dengan benar.

baca juga

Selain memungut sampah, para peserta juga diajak berdialog langsung mengenai tantangan pengelolaan sampah di perkotaan. Diskusi ringan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait kesulitan mendaur ulang sampah di rumah masing-masing.

Suasana kekeluargaan sangat terasa, seiring dengan semangat kolektif untuk menjaga bumi yang selaras dengan tagline acara, "Sirsak Jaga Bumi".

Kolaborasi antara Trash Ranger Indonesia dan Sirsak ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara komunitas dan pelaku industri dapat menciptakan dampak lingkungan yang signifikan.

Dengan menggabungkan aksi nyata di lapangan (cleanup) dan penyediaan infrastruktur (mesin RVM), masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah kemasan.

baca juga

Partisipasi aktif dari anak muda dalam acara ini juga memberikan harapan baru bahwa gaya hidup berkelanjutan akan menjadi norma di masa depan.

Ke depannya, diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam gerakan serupa untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

TR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.