olah konyal jadi selai kkn t ipb university dorong warga desa giriawas ciptakan produk bernilai tambah - News | Good News From Indonesia 2026

Olah Konyal Jadi Selai, KKN-T IPB University Dorong Warga Desa Giriawas Ciptakan Produk Bernilai Tambah

Olah Konyal Jadi Selai, KKN-T IPB University Dorong Warga Desa Giriawas Ciptakan Produk Bernilai Tambah
images info

Kegiatan Sosialisasi Produk Turunan Buah Konyal kepada Masyarakat Desa Giriawas | Foto: Dokumentasi Pribadi


Desa Giriawas yang terletak di kaki Gunung Cikuray menjadi tempat tumbuh berbagai potensi pertanian, salah satunya adalah buah konyal. Buah lokal ini sekilas memiliki karakteristik seperti buah markisa pada umumnya, tetapi buah konyal menawarkan cita rasa yang lebih manis dibandingkan buah markisa. Memiliki daging buah yang berair dengan rasa manis membuat konyal menjadi komoditas yang digemari masyarakat untuk dikonsumsi langsung.

Akan tetapi, pemanfaatan buah konyal dirasa bisa dikembangkan menjadi produk olahan bernilai yang tidak hanya memperluas pemanfaatannya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Mahasiswa KKNT IPB University bersama masyarakat melihat potensi tersebut dan mencoba mengolah buah konyal menjadi selai sebagai alternatif pemanfaatannya.

Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat ini menjadi langkah awal dan sederhana untuk mengolah kekayaan pangan lokal sekaligus membuka peluang pengembangan produk yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

baca juga

Mahasiswa KKN-T IPB University mempraktikkan proses pembuatan selai berbahan dasar buah konyal kepada masyarakat Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.
info gambar

Foto: Dokumentasi Pribadi


Bersama masyarakat Desa Giriawas, mahasiswa menginisiasi kegiatan demo pengolahan buah konyal menjadi produk selai. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan bagaimana cara mengolah buah konyal, tetapi memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat dalam menghasilkan produk olahan sederhana yang dapat dikembangkan. Masyarakat diajak mengenal tiap-tiap tahapan pengolahan, mulai dari menyiapkan buah konyal hingga mengolahnya menjadi selai yang dapat dinikmati.

Kegiatan demo pengolahan berlangsung di tengah-tengah masyarakat Desa Giriawas. Proses tersebut dimulai dengan menyiapkan buah konyal yang telah dipilih dan dibersihkan. Kemudian, daging buah konyal dipisah dari kulit dan dihaluskan menggunakan chopper atau alat pencacah lain.

Setelah dihaluskan, daging buah konyal dimasak dan diaduk bersama gula pasir dan larutan tepung maizena hingga mengental dan membentuk tekstur selai yang diinginkan. Ketika proses pemasakan, bahan-bahan perlu diaduk untuk memastikan hasil yang merata dan berkualitas. Selai yang telah matang kemudian didinginkan terlebih dahulu pada suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam wadah yang telah disiapkan.

Pendinginan selai ini dilakukan untuk memastikan tekstur selai sudah stabil. Penggunaan wadah disarankan menggunakan wadah yang bisa ditutup rapat untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk selai konyal. Melalui tahapan, alat, dan bahan-bahan yang sederhana ini buah konyal diharapkan lebih banyak dimanfaatkan menjadi produk pangan yang bernilai lebih tinggi. 

Selai buah konyal yang telah dikemas sebagai produk olahan hasil pemanfaatan potensi pangan lokal Desa Giriawas.
info gambar

Foto: Dokumentasi Pribadi


Kegiatan ini diharapkan membuka kesempatan bagi masyarakat melihat buah konyal dari sisi yang berbeda, bukan hanya menjadi buah yang dikonsumsi secara langsung. Buah konyal yang sebelumnya lebih banyak dikonsumsi secara langsung kini memiliki alternatid pemanfaatan sebagai produk olahan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat.

Meski demikian, produk ini memerlukan beberapa penyempurnaan, khususnya dalam mengetahui daya simpan, menjaga konsistensi rasa, serta meningkatkan kualitas kemasan untuk dipasarkan. Ketersediaan buah konyal yang bersifat musiman menjadi tantangan yang perlu perhatian lebih agar produksi produk olahan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

baca juga

Keterlibatan masyarakat dan pendampingan berkelanjutan, olahan selai konyal berpeluang menjadi alah satu produk olahan pangan lokal yang membawa nilai tambah bagi masyarakat Desa Giriawas.

Bagi mahasiswa KKN-T IPB University, kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam mendampingi masyarakat untuk menggali potensi pangan lokal yang ada di Desa Giriawas. Melalui kegiatan demonstrasi dan praktik bersama, mahasiswa KKN-T IPB University turut berbagi pengetahuan dan keterampilan mengenai pengolahan buah konyal kepada masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam melihat peluang pemanfaatan sumber daya lokal yang dapat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. Harapannya, kegiatan KKN-T IPB University tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program tetapi juga mendorong inisiatif masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki secara berkelanjutan. 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AY
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.