pasak kknt ipb university mengajak warga kertamukti jaga kebersihan sungai - News | Good News From Indonesia 2026

PASAK KKNT IPB University Mengajak Warga Kertamukti Jaga Kebersihan Sungai

PASAK KKNT IPB University Mengajak Warga Kertamukti Jaga Kebersihan Sungai
images info

PASAK: Langkah Sederhana KKNT IPB University Ajak Warga Kertamukti Jaga Kebersihan Sungai


Kawan GNFI, pernahkah terpikir berapa lama sampah yang dibuang ke sungai dapat terurai? Setiap jenis sampah memiliki waktu penguraian yang berbeda. Sampah yang terlihat kecil dan sederhana pun dapat bertahan cukup lama di lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Berangkat dari persoalan tersebut, mahasiswa KKNT IPB University Karawang 02 menghadirkan program PASAK (Plang Sampah Sungai) di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang.

Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai sekaligus mendorong kebiasaan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Program PASAK diwujudkan melalui pemasangan plang berisi pesan edukatif mengenai kebersihan sungai. Selain mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, plang tersebut juga memuat informasi mengenai jangka waktu penguraian berbagai jenis sampah.

Pesan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa sampah yang dibuang sembarangan tidak serta-merta hilang dari lingkungan.

Beberapa jenis sampah membutuhkan waktu yang panjang untuk terurai sehingga keberadaannya dapat menimbulkan berbagai persoalan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

baca juga

Berawal dari Survei Lokasi

Pelaksanaan program PASAK diawali dengan survei lokasi oleh mahasiswa KKNT IPB University. Survei dilakukan untuk menentukan titik pemasangan plang yang strategis, mudah terlihat, serta berada di lokasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat.

Setelah lokasi ditentukan, mahasiswa mempersiapkan berbagai alat dan bahan yang diperlukan. Tahap berikutnya meliputi pembuatan desain tulisan, penyusunan pesan imbauan, pemotongan papan dan kayu, hingga proses perakitan.

Plang yang telah dirakit kemudian dicat dan diberi tulisan berisi pesan edukasi mengenai kebersihan sungai. Setelah proses pengecatan selesai, plang dibiarkan hingga cat mengering sebelum dipasang di lokasi yang telah ditentukan.

Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan mahasiswa. Sedikitnya empat orang warga Desa Kertamukti turut berpartisipasi dalam proses pembuatan dan pemasangan plang. Keterlibatan warga menjadi bagian dari upaya membangun semangat gotong royong sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap program yang dilaksanakan di lingkungan desa.

Menyasar Lokasi Ikonik Desa Kertamukti

Program PASAK ditempatkan di sekitar Tugu Tani, salah satu lokasi yang menjadi ikon Desa Kertamukti. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan agar pesan yang terdapat pada plang dapat lebih mudah dilihat oleh masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di kawasan tersebut.

Keberadaan plang diharapkan tidak hanya menjadi penanda larangan membuang sampah, tetapi juga menjadi media edukasi sederhana yang dapat mengingatkan masyarakat mengenai dampak dari kebiasaan membuang sampah ke sungai.

Bagi mahasiswa KKNT IPB University, keberhasilan program PASAK tidak hanya diukur dari terpasangnya plang di lokasi yang telah ditentukan.

Hal yang lebih penting adalah sejauh mana pesan edukasi yang disampaikan dapat dipahami oleh masyarakat.

Oleh karena itu, program ini menargetkan masyarakat di sekitar lokasi pemasangan dapat membaca dan memahami pesan yang terdapat pada plang. Edukasi tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah awal untuk mendorong perubahan perilaku dalam menjaga kebersihan lingkungan.

baca juga

Menguatkan Kesadaran melalui Gotong Royong

Pelibatan warga dalam proses pembuatan hingga pemasangan plang menjadi salah satu bagian penting dalam program PASAK. Inisiasi tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab mahasiswa selama pelaksanaan KKNT, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan sederhana seperti pembuatan dan pemasangan plang, mahasiswa berupaya membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga sungai.

PASAK juga diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di sekitar Desa Kertamukti.

Dengan adanya pengingat yang ditempatkan di lokasi strategis, masyarakat diharapkan semakin menyadari bahwa menjaga kebersihan sungai merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan desa.

Kawan GNFI, menjaga kebersihan sungai pada dasarnya dapat dimulai dari tindakan sederhana. Tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta membuang dan memilah sampah sesuai tempatnya merupakan beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

baca juga

Program ini tidak berhenti pada pemasangan sebuah papan imbauan. Lebih dari itu, PASAK membawa pesan bahwa perubahan lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

Kolaborasi antara mahasiswa KKNT IPB University dan masyarakat Desa Kertamukti diharapkan dapat terus berkembang menjadi kegiatan yang berkelanjutan.

Semangat gotong royong yang terbangun melalui program ini juga diharapkan dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Pada akhirnya, PASAK menjadi salah satu langkah kecil yang dilakukan mahasiswa KKNT IPB University untuk menghadirkan edukasi lingkungan di Desa Kertamukti. Melalui pesan yang sederhana dan mudah ditemui masyarakat, Kawan GNFI, program ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa sungai yang bersih merupakan bagian penting dari lingkungan desa yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

LR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.