Dari 20 sekolah dasar dengan jumlah prestasi terbanyak di Indonesia, seperempatnya berasal dari Yogyakarta. Bahkan, hingga 19 Agustus 2026, terpantau dua peringkat teratas sama-sama dipegang sekolah dari Kota Gudeg ini.
Data itu tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yang bisa diakses publik di simt.kemendikdasmen.go.id. Sistem ini merekam capaian sekolah dari berbagai ajang, mulai dari lomba tingkat kecamatan sampai kompetisi internasional.
Dari data ini menunjukkan, ternyata julukan Kota Pelajar bukan hanya karena banyak kampus ternama di provinsi ini. Di jenjang paling dasar pun, kawasan paling selatan pulau Jawa ini mencatatkan prestasi yang membanggakan.
Siapa Saja 5 Sekolah dari Jogja Itu?
Berikut posisi lima sekolah asal Yogyakarta dalam daftar 20 besar SD berprestasi nasional, berdasarkan data SIMT Kemendikdasmen:
1. SD Muhammadiyah Condongcatur dengan perolehan 1.804 prestasi
2. SD Muhammadiyah Sapen 1 dengan perolehan 1.704 prestasi
5. SD Muhammadiyah Sapen II dengan perolehan 941 prestasi
8. SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta dengan perolehan 634 prestasi
9. SD Islam Al Azhar 55 Yogyakarta dengan perolehan 553 prestasi
Kawan, yang menarik, tiga dari lima sekolah itu berada di bawah naungan Muhammadiyah, sementara dua lainnya berasal dari jaringan Al Azhar. Nah, pesaing terdekat sekolah-sekolah tersebut di luar Jogja adalah SD Islam Sabilillah Malang di posisi tiga (1.014 prestasi) dan SD Muhammadiyah 1 Pucanganom Sidoarjo di posisi empat (973 prestasi).
Meskipun di luar Yogyakarta, posisi tiga dan empat dari 20 besar itu pun masih dipegang sekolah berbasis Muhammadiyah dan sekolah Islam. Ini menunjukkan bahwa sekolah berbasis keagamaan, khususnya Muhammadiyah, cukup dominan dalam ekosistem prestasi SD di Indonesia saat ini.
Prestasi Muhammadiyah Sudah Ditargetkan Sejak Awal
Lantas, apa yang membuat sekolah-sekolah ini bisa mengumpulkan ratusan hingga ribuan prestasi?
Kawan, sebagaimana yang kita tahu, Muhammadiyah adalah organisasi masyarakat yang dikenal unggul dalam hal pendidikan dan kesehatan. Bahkan mereka punya TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA), salah satu jaringan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) terbesar di Indonesia yang dikelola oleh organisasi perempuan ‘Aisyiyah (oatonom Muhammadiyah).
Nah, terkait prestasi yang ditorehkan para siswa SD, mereka memang telah berkomitmen untuk mencetak siswa unggul dan berprestasi.
Sulasmi, Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, contohnya. Ia pernah menjelaskan kepada redaksi Muhammadiyah.or.id bahwa capaian yang dipanen SD Muhammadiyah Condongcatur sehingga jadi sekolah berprestasi nomor wahid tidak datang instan. Sekolahnya, memang telah membangun visi jangka panjang bernama "Sekolah Para Juara".
"Jadi ketercapaian ini memang sudah kami rencanakan dari sejak lama. Bahwa sekolah ini harus menjadi 'Sekolah Para Juara' sehingga siswa harus kita ajarkan untuk terus berkompetisi dengan sekolah-sekolah lain," ungkap Sulasmi seperti dikutip dari Muhammadiyah.or.id.
Menurutnya, kunci utama untuk mencapai visi itu adalah sinergi antara program unggulan yang jelas, administrasi yang rapi, guru pembimbing berkualitas, siswa yang terlatih, sampai dukungan penuh dari wali murid.
Bukan cuma soal akademik. Sekolah ini juga dikenal aktif mengirim siswanya ke ajang internasional. Sebanyak 17 kader Hizbul Wathan dari SD Muhammadiyah Condongcatur pernah diberangkatkan ke International Scout Camp di Thailand pada Agustus 2024. Siswanya juga pernah dilibatkan dalam World Water Forum di Bali, membawakan isu global soal air bersih di hadapan delegasi internasional.
"SD Muhammadiyah Condong Catur sangat peduli akan tumbuh dan berkembangnya siswa, siswanya sehat, prestasinya luar biasa," ungkap Sulasmi saat menerima kunjungan delegasi kesehatan dari sejumlah negara ASEAN, sebagaimana dilaporkan Suara Muhammadiyah.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


