aksi mahasiswa kkn posko 07 uin walisongo mengubah sampah botol plastik menjadi celengan unik bersama siswa kelas 4 sd n 04 susukan - News | Good News From Indonesia 2026

Aksi Mahasiswa KKN Posko 07 UIN Walisongo: Mengubah Sampah Botol Plastik Menjadi Celengan Unik Bersama Siswa Kelas 4 SD N 04 Susukan

Aksi Mahasiswa KKN Posko 07 UIN Walisongo: Mengubah Sampah Botol Plastik Menjadi Celengan Unik Bersama Siswa Kelas 4 SD N 04 Susukan
images info

Foto : milik saya pribadi


Kawan GNFI, Pentingnya literasi keuangan sering kali baru disadari saat seseorang menginjak usia dewasa. Padahal, kebiasaan mengelola keuangan dengan bijak sebetulnya bisa ditanamkan sejak usia dini. Berangkat dari hal tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 07 UIN Walisongo Semarang tergerak menghadirkan program edukasi interaktif berjudul "Ayo Menabung" bagi siswa kelas 4 SD N 04 Susukan.

Kegiatan ini tak sekadar memberikan pemahaman teori keuangan, tetapi juga memadukannya dengan nilai kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan melalui praktik pembuatan celengan dari bahan bekas.

Memahami Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

Mengajarkan konsep finansial kepada anak-anak sekolah dasar tentu membutuhkan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan. Melalui sesi diskusi yang interaktif, para mahasiswa mendampingi para siswa untuk memahami konsep dasar tabungan.

Anak-anak diajak belajar membedakan mana hal yang menjadi kebutuhan pokok dan mana yang sekadar keinginan. Selain itu, mereka juga diajarkan tentang pentingnya kedisiplinan serta konsistensi dalam menyisihkan sebagian uang saku harian.

"Kami ingin mengenalkan bahwa menabung itu bukan soal menyisakan uang saja, tetapi juga belajar untuk bersabar dan menahan diri dari nafsu". ujar salah satu perwakilan tim KKN.

baca juga

Menyulap Sampah Anorganik Menjadi Kerajinan Tangan

Tak berhenti pada teori, keseruan kegiatan dilanjutkan dengan workshop kerajinan tangan. Tahukah Kawan GNFI bahwa sampah bisa diubah menjadi barang bermanfaat? Dalam praktik ini kita memanfaatkan limbah anorganik di sekitar sekolah dan rumah seperti botol plastik bekas dan kardus. Para siswa diajak melihat secara langsung bahwa barang bekas di sekitar mereka dapat diolah kembali. Siswa juga dibebaskan untuk merakit serta menghias celengan sesuai dengan imajinasi mereka masing-masing.

Botol plastik dan kardus yang semula dianggap sampah tak bernilai disulap menjadi wadah tabungan dengan beragam bentuk dan warna yang menarik. Selain itu juga ada bahan tambahan berupa kertas manila dan cat air untuk memoles dan mempercantik celengan.

Untuk memastikan keamanan seluruh siswa selama proses pembuatan, penggunaan alat-alat pendukung seperti gunting dan lem tembak dilakukan di bawah pengawasan ketat dari tim KKN.

Pendekatan ini membawa misi ganda yaitu mengenalkan literasi finansial sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Sampah plastik dan kardus yang awalnya tidak bernilai disulap menjadi benda berdaya guna tinggi.

baca juga

Menumbuhkan Kebiasaan Positif sejak Dini

Tahukah Kawan GNFI bahwa, melalui sinergi edukasi finansial dan seni daur ulang, para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang berkesan, tetapi juga memiliki wadah menabung dari hasil karya sendiri. Hasil karya celengan yang mereka buat sendiri bukan sekadar pajangan di dalam kelas, melainkan simbol komitmen awal untuk belajar disiplin mengelola uang.

Ada rasa bangga tersendiri bagi para siswa ketika menyisihkan uang saku koin demi koin ke dalam celengan yang mereka buat dan hias dengan kreativitas mereka sendiri.

Langkah kecil sederhana yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Posko 07 UIN Walisongo Semarang ini menjadi bukti bahwa edukasi karakter dan literasi masa depan bisa dimulai dari hal-hal paling dasar. Harapannya, kebiasaan positif yang terbangun dari balik meja kelas ini dapat terus tertanam hingga para siswa tumbuh dewasa kelak, menjadikan mereka generasi yang tidak hanya kreatif dan peduli lingkungan, tetapi juga semakin cerdas dalam mengelola masa depan finansialnya. 

Bagi Kawan GNFI yang masih belajar menyisihkan sebagian uang untuk ditabung, kami harap Kawan GNFI bisa terinspirasi dari siswa SD yang masih dini tetapi sudah mau memulai untuk menabung.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

MS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.