Halo Kawan GNFI, tahu tidak Kawan GNFI Sumatera Utara mengadakan tur ke stasiun kereta api Medan? Kebayang dong serunya menjelajahi setiap tempat di stasiun kereta api Medan bersama kawan-kawan baru dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Menjadi pengalaman yang menyenangkan selalu diingat. Kawan GNFI yang membaca perlu tahu bagaimana serunya setiap tempat yang didatangi membawa kesan yang baik bagi kami peserta tur. Yuk disimak baik-baik artikel ini.
Sejarah Stasiun Kereta Api Medan
Pengalaman pertama mengetahui sejarah stasiun kereta api Medan yang diperoleh langsung dari Divre 1 Railfans yakni komunitas pencinta dan peduli kereta api di Sumatera Utara. Kawan GNFI tahu tidak sejarah stasiun kereta api Medan?
Sejarahnya bermula dari inisiatif pembangunan jaringan Kereta Api di Tanah Deli dari seorang Manajer perusahaan perkebunan Naamlooze Venootschaap (NV) Deli Maatschappij yakni Jacob Theodoor Cremer alasannya karena perkembangan usaha perkebunan sangat baik dan pesat.
Luar biasa karena awalnya perkembangan bisnis perkebunan yang dijalankan sangat pesat berarti bertumbuh dengan baik maka timbul ide pembangunan jaringan kereta api yang semakin luas maka direalisasikan oleh NV Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) berdiri pada tanggal 28 Juni 1883 di Amsterdam, Belanda sebagai perusahaan swasta yang mendapatkan izin untuk pembangunan dan pengoperasian jalur kereta api di Sumatera Timur.
Telah direalisasikan ide yang timbul dan telah mendapatkan izin maka dilakukan pengerjaan jalur DSM pertama kali yakni seksi Medan-Labuan diberi tanda pencangkulan tanah pertama di Labuan oleh Residen Pantai Timur Sumatera tanggal 31 Oktober 1883.
Selanjutnya tanggal 25 Juli 1886 menjadi tanggal diresmikannya penggunaan seksi Labuan-Medan seterusnya DSM meningkatkan panjang jalur lintasan kereta api di Sumatera Timur dari Pangkalan Susu hingga Rantau Prapat.
Tepat pada tanggal 25 Juli 2026 menjadi tahun pertambahan usia stasiun kereta api Medan ke 140 tahun.
Bagaimana Kawan GNFI sejarah awal berdirinya stasiun kereta api Medan? Sejarah awal dari inisiatif menjadi berkembang dan masih beroperasi kereta api Medan sampai sekarang.

Dokumentasi pribadi| Pelayanan loket tiket sisi Lapangan Merdeka Stasiun Kereta Api Medan
Nah, setelah tahu sejarah berdirinya stasiun kereta api Medan lanjut mengetahui pelayanan stasiun kereta api Medan ada apa saja.
Pelayanan di stasiun kereta api Medan terdiri dari customer service perannya melayani pertanyaan-pertanyaan seputar produk perusahaan yang ditawarkan dan keluhan-keluhan yang Kawan GNFI rasakan. Apabila ada yang ingin Kawan GNFI sampaikan perihal masukan atau kritikan boleh langsung disampaikan. Tersedia loket tiket tempat pembelian tiket, pencetakan tiket, pembatalan, dan perubahan jadwal perubahan.
Sedangkan lokasi dan alur akses di stasiun kereta api Medan terdiri dari sisi lapangan merdeka (overpass) khusus untuk akses penumpang dan loket tiket kereta regional, dan jalan Jawa di depan Mall Center Point khusus untuk akses dan layanan tiket kereta Sri Lelawangsa, Binjai, serta Kereta Bandara.
Pada tur ke stasiun kereta api Medan tanggal 25 Juli 2026 kemarin penulis sebagai peserta tur ikut mempraktikkan membeli tiket kereta api dari Medan tujuan Binjai melalui mesin tiket di stasiun kereta api Medan depan Mall Center Point. Penulis ikut merasakan kemudahan dalam mempraktikkan membeli tiket kereta api dibantu oleh petugas.

Dokumentasi pribadi| Tur ke Depo Lokomotif Stasiun Kereta Api Medan
Pada momen foto di atas penulis sebagai peserta tur dan peserta tur lainnya mengunjungi depo sarana dan depo lokomotif stasiun kereta api Medan dipandu petugas KAI Divre 1 Sumut dan Komunitas Divre 1 Railfans yakni komunitas pencinta dan peduli kereta api Medan. Tur pada momen ini penulis mendapat pelajaran berharga bagaimana suatu kereta api itu bisa bergerak karena dikendalikan dengan mesin kemudian agar dapat berjalan dengan baik dilakukan perawatan pada rel kereta api, bagaimana cara Masinis mengemudikan kereta api, apa bahan bakar kereta api dijelaskan dengan baik.
Ada pun setiap lokomotif memiliki arti sebagai tanda pada lokomotif itu sendiri. Seperti lokomotif di atas terdapat CC 201 83 37 DEPO INDUK MDN artinya adalah CC semua roda lokomotif memiliki motor traksi penggerak, 201 adalah seri dari lokomotif, 83 adalah tahun registrasi lokomotif pertama kali dinas atau dikeluarkan dari pabrik, 37 adalah nomor unit lokomotif. Terakhir, untuk menandakan identitas daerah lokomotif di bawah penomoran ada bacaan Depo Induk MDN.
Pada momen ini penulis sebagai peserta tur dan peserta tur lainnya mengunjungi hotel transit di stasiun Medan. Siapa Kawan GNFI baru tahu di stasiun Medan ada hotel? Untuk informasi bahwa hotel transit di Indonesia hanya ada di Medan dan Gambir.
Kawan GNFI jika ingin liburan ke Medan ingin menunggu jadwal keberangkatan kereta api boleh memesan kamar hotel di RAIL Transit Hotel Medan. Tersedia fasilitas WIFI, kamar tidur 2, Televisi (TV), kamar mandi dengan kloset duduk yang bersih, wangi, dan nyaman digunakan, serta pemandangan luar jendela yang menghadap lapangan merdeka Medan. Bagi Kawan GNFI yang lelah atau ingin menunggu jadwal keberangkatan kereta api singgah ke hotel transit ini untuk memanjakan badan Kawan GNFI.
Momen berikut penulis sebagai peserta tur dan peserta tur lainnya dibagikan suvenir atau cenderamata sebagai kenang-kenangan karena mengunjungi RAIL Transit Hotel Medan.
Nah, seperti itu kegiatan penulis sebagai peserta tur dan peserta tur lainnya. Banyak kegiatan yang dilakukan sangat seru dan berkesan jadi pengalaman yang selalu diingat. Kawan GNFI yang membaca artikel ini tentu bertambah pengetahuan terkait stasiun kereta api Medan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


