iaas lc ipb dan dlh kabupaten bogor dorong pengelolaan sampah organik melalui workshop ember komposter di desa cinangka - News | Good News From Indonesia 2026

IAAS LC IPB dan DLH Kabupaten Bogor Dorong Pengelolaan Sampah Organik melalui Workshop Ember Komposter di Desa Cinangka

IAAS LC IPB dan DLH Kabupaten Bogor Dorong Pengelolaan Sampah Organik melalui Workshop Ember Komposter di Desa Cinangka
images info

Pelaksanaan Workshop Ember Komposter dan Program VCP IAAS LC IPB di Desa Cinangka | Foto: Dokumentasi Pribadi Tim VCP IAAS LC IPB


Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, International Association of Students in Agricultural and Related Sciences Local Committee IPB (IAAS LC IPB) melaluiThe Ecorrior Team, berkolaborasi dengan Village Concept Project(VCP) Team IAAS LC IPB dan DLH Kabupaten Bogor menyelenggarakan workshop pengolahan sampah organik menggunakan ember komposter di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Jumat (29/5).

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga.

Workshop tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan sampah organik, sekaligus mendapatkan pelatihan langsung mengenai pemanfaatan ember komposter sebagai teknologi sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan rumah.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Asih, turut memberikan sosialisasi mengenai Program Kampung Ramah Lingkungan (KRL).

Program ini bertujuan mendorong masyarakat agar mampu mengelola lingkungannya secara mandiri melalui penerapan prinsip 3R, yaitu reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (daur ulang), penghijauan lingkungan, serta pemanfaatan pekarangan sebagai upaya menciptakan kawasan permukiman yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

baca juga

Sejalan dengan tujuan tersebut, The Ecorrior Team bersama VCP Team IAAS LC IPB memperkenalkan penggunaan ember komposter sebagai salah satu solusi praktis dalam mengurangi timbulan sampah organik rumah tangga.

Ember komposter merupakan wadah yang dirancang untuk mengolah sisa makanan dan limbah organik dapur menjadi kompos padat serta pupuk organik cair (POC).

Dengan sistem pengolahan yang sederhana, masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik yang sebelumnya berakhir di tempat pembuangan sampah menjadi produk yang bermanfaat bagi tanaman.

Selama workshop berlangsung, peserta diajak memahami proses pengolahan sampah organik yang dimulai dari pemilahan bahan, cara penggunaan ember komposter, hingga pemanfaatan hasil kompos dan pupuk organik cair untuk kebutuhan pertanian maupun tanaman pekarangan.

Demonstrasi secara langsung menjadi salah satu metode pembelajaran agar masyarakat dapat menerapkan teknik tersebut secara mandiri setelah kegiatan berakhir.

Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi hasil pelatihan, IAAS LC IPB turut menyumbangkan sebanyak 20 ember komposter kepada masyarakat Desa Cinangka.

Bantuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi warga untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah organik dari tingkat rumah tangga sekaligus mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Pembagian Ember Komposter kepada Warga dari Program VCP IAAS LC IPB di Desa Cinangka | Foto: Dokumentasi Pribadi Tim VCP IAAS LC IPB
info gambar

Pemberian Ember Komposter kepada Warga Desa Cinangka | Foto: Dokumentasi Pribadi Tim VCP IAAS LC IPB


Kolaborasi ini juga menjadi pelengkap dari berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh Village Concept Project (VCP) Team IAAS LC IPB di Desa Cinangka.

Selain berfokus pada pengembangan kapasitas UMKM, IAAS LC IPB juga mendorong terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

Sinergi antara IAAS LC IPB, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, dan masyarakat Desa Cinangka diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah organik sejak dari sumbernya.

Penerapan ember komposter di tingkat rumah tangga tidak hanya mampu mengurangi volume sampah. Namun, juga menghasilkan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk menekan biaya budidaya tanaman serta berpotensi menambah penghasilan melalui komersialisasi.

baca juga

IAAS LC IPB berharap kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan dan diperluas sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek lingkungan, pendidikan, dan pembangunan desa secara berkelanjutan.

Keterlibatan aktif dan sinergi berbagai pihak diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan juga menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Kampung Ramah Lingkungan yang mandiri, berdaya, dan berkelanjutan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

RM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.