tugu gong perdamaian palu simbol persaudaraan dan tempat melihat teluk dari ketinggian - News | Good News From Indonesia 2026

Tugu Gong Perdamaian Palu, Simbol Persaudaraan dan Tempat Melihat Teluk dari Ketinggian

Tugu Gong Perdamaian Palu, Simbol Persaudaraan dan Tempat Melihat Teluk dari Ketinggian
images info

Dok. indonesia.travel


Langkah kaki menyusuri area perbukitan di bagian timur Palu menyajikan pemandangan lanskap kota dan lautan yang terbuka luas. Di atas bukit ini berdiri sebuah monumen yang memiliki ikatan sejarah kuat dengan perjalanan kedamaian masyarakat Sulawesi Tengah.

 

Masyarakat lokal mengenalnya sebagai Tugu Gong Perdamaian Nusantara atau Menara Nosarara Nosabatutu. Kawasan wisata sejarah dan rekreasi ini terletak di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, tepat berada di area perbukitan belakang markas kepolisian daerah.

 

Nama Nosarara Nosabatutu diambil dari bahasa Suku Kaili yang mengandung arti kita bersaudara, kita bersatu. Ungkapan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh warga untuk terus merawat keharmonisan dan menjaga kerukunan antarumat beragama di tanah Sulawesi Tengah.

 

Sekilas Mengenai Tugu Gong Perdamaian

 

Pembangunan area ini dimulai sejak rentang tahun 1998 hingga 2000 atas gagasan mantan Kapolda Sulteng Dewa Pasarna.

Pendirian monumen dipicu oleh keprihatinan atas peristiwa konflik komunal di Poso dan Sigi, hingga akhirnya diresmikan sebagai kawasan wisata publik pada tanggal 11 Maret 2014.

Kawasan ini memiliki dua bangunan utama, yakni bilah gong berukuran besar dan sebuah menara tiga lantai seluas 800 meter persegi.

Kehadiran infrastruktur jalan yang membelah perbukitan Tondo ini juga berfungsi praktis sebagai rute penyeberangan antarwilayah sekaligus jalur evakuasi bencana tsunami.

Selain nilai historisnya, tempat ini menawarkan area terbuka yang tenang bagi warga sekitar. Kehadiran taman hijau dan area lapang membuat lokasi ini sering dimanfaatkan oleh sekolah maupun komunitas lokal untuk mengadakan kegiatan luar ruangan.

 

Daya Tarik Utama Tugu Gong Perdamaian

 

Daya tarik utama kawasan ini berada pada fisik Gong Perdamaian Nusantara yang memiliki bobot 250 kilogram dengan diameter dua meter.

Pada permukaan logam gong tersebut terpatri 444 lambang kabupaten atau kota, 33 lambang provinsi, lima simbol agama resmi, serta peta kepulauan Indonesia.

Sekitar 15 meter dari letak gong, berdiri Menara Nosarara Nosabatutu yang memiliki tiga tingkatan utama. Lantai dasar difungsikan sebagai museum perdamaian, lantai dua memajang kerajinan seni budaya nusantara, dan lantai tiga memuat informasi bahaya penyalahgunaan narkoba.

Pengunjung dapat menaiki tangga menara untuk menyaksikan pemandangan Kota Palu dan hamparan Teluk Palu dari sudut pandang ketinggian. Pada arah selatan terlihat lanskap pegunungan, sementara di arah utara membentang deretan permukiman warga.

Suasana di atas bukit semakin ramai saat matahari mulai tenggelam di ufuk barat. Pendar cahaya lampu perkotaan yang menyala di malam hari menciptakan pemandangan yang indah untuk dinikmati dari area taman atau kafe di sekitar lokasi.

Beberapa kedai makanan ringan dan fasilitas saung melengkapi kenyamanan para pelancong yang ingin duduk beristirahat. Pengelola juga menyediakan sarana ibadah musala, toilet umum, serta tempat persewaan pengeras suara bagi rombongan yang menggelar acara kumpul keluarga.

 

Akses Menuju Tugu Gong Perdamaian

Perjalanan menuju lokasi Tugu Gong Perdamaian dapat ditempuh dengan mudah menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari pusat Kota Palu, wisatawan cukup mengarahkan kendaraan menyusuri jalur utama Jalan Soekarno-Hatta.

Rute jalan menanjak menuju puncak bukit Tondo dapat dilalui dalam waktu sekitar 10 menit berkendara dari jalan poros. Akses jalan beraspal ini sudah tertata dengan baik dan melintasi kawasan perbukitan yang rindang.

Petunjuk arah menuju lokasi tugu terpasang jelas di persimpangan jalan utama kota. Lapangan parkir yang luas di area atas memudahkan rombongan bus sekolah maupun kendaraan pribadi untuk memarkirkan kendaraan dengan aman.

 

Jam Operasional dan Harga Tiket

Kawasan wisata Tugu Gong Perdamaian menyambut kunjungan masyarakat setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WITA. Pengunjung hanya perlu membayar retribusi tiket masuk yang sangat terjangkau di pintu gerbang utama.

Bagi rombongan masyarakat atau lembaga yang ingin menyewa area taman untuk acara pernikahan, kemah, atau kumpul keluarga, pengelola mengenakan tarif sewa lahan harian. Pengunjung diperbolehkan membawa perbekalan makanan sendiri dari luar area tempat wisata.

Fasilitas kebersihan dan tempat sampah tersebar di beberapa titik untuk memudahkan pengunjung menjaga kerapian area taman. Wisatawan diimbau untuk ikut merawat seluruh fasilitas cagar sejarah ini selama berada di lokasi.

 

Ayo Berkunjung ke Tugu Gong Perdamaian!

 

Mendatangi Tugu Gong Perdamaian memberi kesempatan untuk menikmati keindahan alam Palu dari ketinggian sekaligus merenungkan pesan persaudaraan yang tersimpan di dalamnya.

Perpaduan antara bangunan menara, pameran budaya, dan lanskap teluk menjadikan tempat ini sebagai tujuan rekreasi yang berkesan.

Jika Kawan berada di Kota Palu, luangkan waktu untuk mampir ke area perbukitan Mantikulore ini bersama keluarga atau teman.

Nikmati hembusan angin sore di atas menara dan saksikan keindahan Kota Palu yang membentang dari puncak Bukit Tondo.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.