10 taman nasional terbesar di asean nomor 1 ada di papua - News | Good News From Indonesia 2026

10 Taman Nasional Terbesar di ASEAN, Nomor 1 Ada di Papua!

10 Taman Nasional Terbesar di ASEAN, Nomor 1 Ada di Papua!
images info

Taman Nasional Lorentz | Ganjarmustika1904/WikimediaCommons


Bicara soal kekayaan alam Indonesia rasanya memang tidak pernah ada habisnya. Data ASEAN Centre for Biodiversity (ACB) menunjukkan bahwa Indonesia memang cocok menyandang gelar "raja hijau" di Asia Tenggara.

Dari sepuluh taman nasional terbesar yang ada di kawasan ASEAN, empat di antaranya berasal dari Indonesia. Uniknya lagi, empat taman nasional tersebut berada di posisi 1-4 secara berurutan.

Jika ditotal, gabungan luas dari sepuluh taman nasional terbesar di regional ini mencapai sekitar 90.573 km². Menariknya, empat perwakilan dari Indonesia saja sudah menyumbang luas sekitar 63.682 km². Artinya, lebih dari 70% kawasan konservasi terbesar di ASEAN berada di Indonesia.

Daftar 10 Taman Nasional Terbesar di ASEAN (Data ACB 2026)

Berikut daftar 10 taman nasional terbesar berdasarkan ACB:

  1. Taman Nasional Lorentz (Indonesia): 25.056 km²
  2. Taman Nasional Wakatobi (Indonesia): 13.900 km²
  3. Taman Nasional Kerinci-Seblat (Indonesia): 13.800 km²
  4. Taman Nasional Gunung Leuser (Indonesia): 10.926 km²
  5. Nat Ma Taung (Myanmar): 7.226 km²
  6. Kaeng Krachan Forest Complex (Tailan): 4.373 km²
  7. Taman Negara (Malaysia): 4.343 km²
  8. Hkakaborazi (Myanmar): 3.812 km2
  9. Inlay Lake Wildlife Sanctuary (Myanmar): 3.812 km2
  10. Virachey (Laos): 3.325 km2
baca juga

Taman Nasional Lorentz: Taman Nasional Terluas di ASEAN

Taman Nasional Lorentz di Papua merupakan kawasan konservasi terbesar di Asia Tenggara. Ukurannya mencapai 25.056 km².

Taman nasional ini adalah satu-satunya cagar alam di Asia-Pasifik yang memiliki lanskap vertikal paling lengkap di dunia. Dalam satu kawasan, ekosistemnya dimulai dari wilayah pesisir dengan hutan bakau yang lebat, naik ke daratan rendah berupa hutan hujan tropis dan rawa air tawar, hingga terus meninggi ke area pegunungan.

Uniknya, puncaknya justru berada di kawasan dengan salju abadi, Puncak Jaya. Puncak Jaya, yang merupakan bagian dari kawasan Lorentz memiliki tinggi sekitar 4.884 mdpl dan menjadi salah satu gunung tertinggi di antara Himalaya dan Andes.

Fenomena gletser di wilayah khatulistiwa seperti ini adalah salah satu keajaiban alam paling langka di planet bumi. Tak heran jika kelengkapan ekosistem yang luar biasa ini membuat UNESCO meresmikan Lorentz sebagai Situs Warisan Dunia sejak tahun 1999.

Lorentz juga merupakan rumah bagi kebudayaan yang sangat tua. Kawasan ini tercatat telah dihuni selama lebih dari 25.000 tahun dan mencakup tanah ulayat dari delapan kelompok etnis asli Papua, termasuk suku Asmat, Amung, Dani, Sempan, dan Nduga.

Perpaduan antara alam yang murni, salju khatulistiwa, dan warisan budaya yang kental menjadikan Lorentz sebagai “laboratorium alam” paling berharga di dunia. Hal ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk terus menjaga, merawat, dan memastikan kekayaan di tanah Papua ini tetap lestari hingga generasi-generasi mendatang.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.