seminar diplomasi 2026 bersama aiesec in unej mahasiswa diajak upgrade soft skills - News | Good News From Indonesia 2026

Seminar Diplomasi 2026 Bersama AIESEC in UNEJ, Mahasiswa Diajak Upgrade Soft Skills

Seminar Diplomasi 2026 Bersama AIESEC in UNEJ, Mahasiswa Diajak Upgrade Soft Skills
images info

Dokumentasi Pribadi


AIESEC in UNEJ diwakili oleh Adinda Ammara Mulia selaku Local Committee Vice President of External Relations (LCVP ER AUNEJ) mendapat kesempatan untuk hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Seminar Diplomasi 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Jember. Kegiatan ini menjadi wadah edukatif bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya kemampuan komunikasi, diplomasi, dan kerja sama dalam kehidupan akademik maupun profesional.

Seminar tersebut dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang memiliki ketertarikan terhadap isu komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan diri. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus berdiskusi secara langsung mengenai keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di masa depan. 

Pada seminar tersebut, Adinda membawakan materi mengenai diplomasi dan kerja sama dalam lingkup mahasiswa. Topik ini dipilih karena relevan dengan kondisi mahasiswa saat ini, di mana kemampuan berkomunikasi secara efektif, membangun relasi, menyampaikan pendapat, serta menjalin kolaborasi menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki sejak dini.

baca juga

Di tengah perkembangan dunia pendidikan dan dunia kerja yang semakin dinamis, mahasiswa dituntut untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan interpersonal yang baik. Oleh karena itu, pemahaman mengenai diplomasi dan kerja sama menjadi bekal yang penting untuk dimiliki. 

Dalam pemaparannya, Adinda menjelaskan bahwa diplomasi tidak hanya berkaitan dengan hubungan formal antarnegara, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa. Diplomasi dinilai penting dalam membangun kerja sama di dalam organisasi, menyelesaikan konflik, menjaga hubungan profesional, hingga menciptakan lingkungan kerja tim yang sehat dan produktif.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai strategi membangun kerja sama yang efektif, seperti pentingnya komunikasi dua arah, kemampuan mendengarkan, serta membangun rasa saling percaya dalam sebuah tim. Berbagai contoh situasi yang sering ditemui mahasiswa turut dibahas untuk membantu peserta memahami penerapan konsep diplomasi dalam kehidupan sehari-hari. 

Kegiatan seminar berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Mahasiswa terlihat aktif dalam sesi diskusi maupun tanya jawab, terutama ketika membahas tantangan komunikasi dan kolaborasi di lingkungan organisasi serta dunia kerja. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa topik diplomasi dan komunikasi menjadi isu yang dekat dengan kehidupan mahasiswa saat ini.

Bagi Adinda sendiri, kesempatan menjadi pemateri dalam Seminar Diplomasi 2026 menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena merupakan pengalaman pertamanya berbicara dalam acara berskala besar. Menurutnya, suasana acara yang hangat dan dukungan dari panitia maupun peserta membuat kegiatan berjalan dengan sangat menyenangkan.

“Ini menjadi pengalaman pertama saya menjadi speaker dalam acara sebesar ini, jadi tentunya sangat berkesan dan menyenangkan. Teman-teman dari Politeknik Negeri Jember juga sangat ramah dan banyak membantu selama acara berlangsung, sehingga saya merasa lebih nyaman saat menyampaikan materi,” ujar Adinda.

baca juga

Melalui seminar ini, Adinda berharap mahasiswa dapat semakin sadar akan pentingnya kemampuan komunikasi dan diplomasi dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia profesional. Menurutnya, kemampuan tersebut akan sangat dibutuhkan mahasiswa, baik dalam membangun relasi, bekerja sama dalam tim, maupun menghadapi tantangan di dunia kerja nantinya.

“Saya berharap mahasiswa bisa lebih aware terhadap pentingnya berkomunikasi dan berdiplomasi, karena skill tersebut akan sangat berguna di masa depan, terutama saat memasuki dunia pekerjaan dan lingkungan profesional,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami pentingnya diplomasi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan akademik, organisasi, maupun sosial. Kehadiran AIESEC in UNEJ sebagai pemateri juga menjadi bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya dalam membangun karakter kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Dengan adanya kegiatan seperti Seminar Diplomasi 2026, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama sebagai bekal dalam menghadapi berbagai peluang dan tantangan di masa mendatang.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.