cara menyikat gigi yang benar kebiasaan sederhana untuk menjaga senyum tetap sehat - News | Good News From Indonesia 2026

Cara Menyikat Gigi yang Benar, Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Senyum Tetap Sehat

Cara Menyikat Gigi yang Benar, Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Senyum Tetap Sehat
images info

Foto: Magnific


Menyikat gigi adalah kebiasaan yang hampir semua orang lakukan setiap hari. Namun, apakah cara Kawan GNFI menyikat gigi sudah benar? Ternyata, masih banyak orang yang tanpa sadar melakukan kesalahan, seperti memakai pasta gigi terlalu banyak, menyikat gigi terlalu kuat, atau langsung berkumur setelah selesai.

Padahal, kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat membuat manfaat menyikat gigi menjadi kurang maksimal. Kabar baiknya, cara menyikat gigi yang benar sebenarnya sangat mudah diterapkan. Dengan beberapa perubahan kecil, kita bisa menjaga gigi tetap sehat dan mengurangi resiko gigi berlubang maupun sakit gusi.

Takaran Pasta Gigi yang Pas, Tidak Perlu Terlalu Banyak

Masih banyak orang yang berpikir bahwa semakin banyak pasta gigi yang digunakan, semakin bersih pula hasilnya. Padahal, cara tersebut tidak membuat gigi menjadi lebih bersih.

Untuk orang dewasa, pasta gigi cukup digunakan seukuran biji kacang polong. Jumlah tersebut sudah cukup untuk membantu membersihkan gigi dan melindunginya dari gigi berlubang. Jika pasta gigi digunakan terlalu banyak, busa yang dihasilkan juga akan semakin banyak. Akibatnya, sebagian orang merasa giginya sudah bersih dan berhenti menyikat gigi sebelum waktunya.

Hal ini juga dijelaskan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang menyebutkan bahwa penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride (zat yang melindungi gigi) dalam jumlah yang sesuai dapat membantu mencegah gigi berlubang.

Jadi, yang membuat gigi tetap sehat bukan banyaknya pasta gigi, tetapi cara menggunakannya dengan benar.

baca juga

Cara Menyikat Gigi yang Benar agar Gigi Bersih Maksimal

Selain jumlah pasta gigi, cara menyikat gigi juga sangat penting. Sikat gigi sebaiknya diarahkan sedikit miring ke arah gusi, lalu digerakkan perlahan dengan gerakan memutar, lalu dilanjutkan dengan gerakan menyapu satu arah.

Bersihkan semua bagian gigi, mulai dari bagian depan, belakang, hingga permukaan yang digunakan untuk mengunyah. Jangan lupa membersihkan lidah karena banyak kuman penyebab bau mulut menempel di sana.

Menyikat gigi terlalu kuat justru bisa membuat lapisan pelindung gigi terkikis dan gusi menjadi mudah terluka. Karena itu, gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut dan sikat gigi selama sekitar dua menit, dua kali sehari.

Penelitian dari Jurnal Kesehatan Gigi Poltekkes Denpasar menunjukkan bahwa cara menyikat gigi yang benar dapat membersihkan kotoran dan sisa makanan pada gigi dengan lebih baik. Artinya, cara menyikat gigi lebih penting daripada menyikat gigi dengan tenaga yang kuat. 

Jangan Langsung Berkumur Setelah Menyikat Gigi

Banyak orang langsung berkumur berkali-kali setelah selesai menyikat gigi agar mulut terasa benar-benar bersih. Padahal, kebiasaan ini justru membuat kandungan fluoride pada pasta gigi ikut terbuang bersama air.

Fluoride membutuhkan waktu agar bisa bekerja melindungi permukaan gigi dari kerusakan. Karena itu, setelah selesai menyikat gigi, cukup keluarkan sisa busa dari mulut tanpa perlu berkumur terlalu banyak. Jika memungkinkan, tunggu sekitar 15–30 menit sebelum makan atau minum.

Penelitian yang dimuat dalam Jurnal e-GiGi Universitas Sam Ratulangi menjelaskan bahwa kebiasaan menyikat gigi yang benar, termasuk penggunaan fluoride, dapat membantu menjaga kesehatan gigi.

Meskipun terdengar sederhana, kebiasaan ini dapat membantu menjaga gigi tetap kuat dalam jangka panjang.

baca juga

Langkah Kecil untuk Gigi yang Lebih Sehat

Menjaga kesehatan gigi tidak harus sulit atau mahal. Cukup mulai dari kebiasaan sederhana, seperti menggunakan pasta gigi secukupnya, menyikat gigi dengan cara yang benar selama dua menit, dan tidak langsung berkumur setelah selesai.

Kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari dapat memberikan manfaat besar di kemudian hari. Dengan cara yang benar, kita tidak hanya mendapatkan gigi yang bersih, tetapi juga menjaga senyum tetap sehat dan percaya diri.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

MN
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.