mahasiswa magang uns kenalkan budidaya sayur sehat lewat program bestie di slb c setyadarma surakarta - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa Magang UNS Kenalkan Budidaya Sayur Sehat lewat Program BESTIE di SLB C Setyadarma Surakarta

Mahasiswa Magang UNS Kenalkan Budidaya Sayur Sehat lewat Program BESTIE di SLB C Setyadarma Surakarta
images info

Foto bersama seluruh peserta didik SLB C Setyadarma @MagangBerdampakSetyadarma2026


Mahasiswa KKN UNS yang tergabung dalam program Magang Pembelajaran Berdampak PLB 23 menyelenggarakan kegiatan BESTIE (Budidaya Sayur Sehat di Sekolah) di SLB C Setyadarma Surakarta pada Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan budidaya sayuran secara sederhana sekaligus menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam.

Program ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan inklusif, khususnya bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga aplikatif dan mudah dipahami oleh peserta didik dengan berbagai karakteristik kebutuhan belajar.

Acara tersebut menghadirkan narasumber Saryadi, pemilik P4S Mubarok Farm yang berlokasi di Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Kehadiran narasumber yang berpengalaman langsung di bidang pertanian ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis dan relevan kepada peserta didik.

baca juga

Dalam sesi penyampaian materi, peserta didik dikenalkan pada manfaat sayuran bagi kesehatan, teknik dasar budidaya sayuran, serta cara merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.

Setelah menerima materi, peserta didik mengikuti praktik menanam bibit sayuran yang telah disemai sebelumnya ke dalam pot yang terbuat dari botol bekas. Pot-pot tersebut telah dicat dan dihias sehingga memiliki nilai estetika sekaligus menjadi contoh pemanfaatan limbah plastik yang ramah lingkungan.

Proses pembuatan pot dari botol bekas ini sengaja dipilih sebagai upaya reuse dan recycle. Praktik ini memberikan pengalaman belajar yang konkret dan menyenangkan bagi peserta didik, karena mereka dapat langsung melihat, menyentuh, dan mempraktikkan apa yang telah dipelajari sebelumnya.

Selama proses pendampingan, mahasiswa KKN UNS turut membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam tahapan penanaman, mulai dari memasukkan media tanam ke dalam pot hingga menempatkan bibit dengan posisi yang tepat. Pendekatan personal ini dilakukan agar setiap peserta didik tetap dapat berpartisipasi aktif sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

"Melalui kegiatan menanam, peserta didik tidak hanya belajar tentang tanaman, tetapi juga belajar bertanggung jawab dalam merawat sesuatu secara berkelanjutan. Harapannya, tanaman yang ditanam hari ini dapat terus dirawat dan menjadi pengalaman berharga bagi mereka," ungkap Saryadi dalam wawancara.

Program BESTIE memberikan berbagai manfaat bagi peserta didik, di antaranya meningkatkan keterampilan vokasional sederhana, melatih motorik halus melalui aktivitas menanam, menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam merawat tanaman, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas.

baca juga

Selain itu, praktik tersebut juga mendukung pembelajaran kontekstual yang memungkinkan peserta didik belajar secara langsung melalui pengalaman nyata, bukan hanya melalui penjelasan di dalam kelas.

Pihak sekolah turut menyambut baik pelaksanaan program ini karena dianggap relevan dengan kebutuhan peserta didik dalam mengembangkan kemandirian dan keterampilan hidup.

Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut, bahkan dikembangkan dengan variasi aktivitas lain yang mendukung pembelajaran berbasis pengalaman bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Melalui program BESTIE, mahasiswa KKN UNS berharap peserta didik dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan menumbuhkan kebiasaan hidup sehat serta peduli lingkungan. Aktivitas tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan yang bermakna dan berdampak bagi peserta didik berkebutuhan khusus di SLB C Setyadarma Surakarta.

 

 

Penulis: Magang PLB 23 / KKN Universitas Sebelas Maret.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

WK
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.